Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Menjadi Trader Saham Sukses

Menjadi trader saham sukses adalah impian setiap pebisnis saham. Tapi apakah mungkin kita bisa mencapai sukses di pasar saham? Apa ukuran kesuksesan trader di pasar saham? 

Seperti yang saya sering tulis di web ini, sebenarnya ukuran kesuksesan di pasar saham bisa dilihat dari seberapa besar anda bisa meraih profit konsisten. Baca juga: Cara Mengukur Profit Konsisten Saham.  Kenapa harus profit konsisten? Karena tujuan akhir trader adalah mendapat profit. Profit yang bisa diraih dengan konsisten menunjukkan bahwa trader tersebut sudah mampu membaca arah pasar, dan menjalankan trading plan. 

Namun profit konsisten bisa diraih bukan hanya dengan mengandalkan analisis teknikal. Analisis teknikal saja tidak cukup untuk menjamin trader mendapatkan profit konsisten. Di pos ini, saya menuliskan hal-hal yang dapat membantu trader untuk mencapai profit di pasar saham: 2 Faktor Keberhasilan Trading Saham.

Banyak sekali trader yang mengalami kerugian di pasar saham, sampai akhirnya bangkrut (modalnya habis sama sekali), dan akhirnya memutuskan untuk berhenti total dari trading saham. Banyak juga trader yang nekad menggunakan margin trading, dan akhirnya trader mengalami kerugian berlipat ganda. 

Banyak trader yang akhirnya menyerah, berhenti trading setelah dihantam market crash, dan akhirnya menyalahkan pasar saham, broker, analis sebagai penyebab kerugiannya.

Kenapa banyak sekali trader yang gagal dalam trading? Karena trader tidak menerapkan psikologi, mindset dan pola pikir trading yang benar. Dan trader tidak melakukan evaluasi trading.

Tidak heran jika para pakar saham seperti Jesse Livermore, Bernard Baruch, Peter Lynch, Nicolas Darvas, sering sekali menekankan tentang psikologis trading ketimbang bicara analisis teknikal. Karena memang faktor psikologi trading itu adalah faktor penentu keberhasilan trading, dan sepintar apapun kita, kita tidak bisa mengabaikan psikologi dan mindset trading yang benar..  

Sayangnya, zaman sekarang ini banyak trader yang hanya mau dapat profit instan, mau untung tiap hari tanpa berusaha, malas berusaha, dan hanya menjadi "trader pengikut". Nah, inilah yang menyebabkan trader sangat mudah dan rentan terjebak dalam kerugian, yang akhirnya membuat mereka menyerah, karena tidak memahami seluk-beluk trading yang sesungguhnya.  

Jadi dapat saya simpulkan, yang membedakan trader saham yang sukses dan tidak adalah, trader saham sukses mampu bertahan, bahkan bangkit dari kerugian. Trader yang sukses adalah trader yang tidak mudah menyerah dalam kondisi market crash, IHSG anjlok. Trader yang sukses mau untuk terus belajar dan tidak mengincar cara2 instan yang tidak logis.

Semua ini bisa anda dapatkan kalau anda mau berproses. Artinya, anda harus memahami psikologi, mindset trading dan pola pikir trader untuk bisa bertahan dalam kondisi market seperti apapun situasinya. Disamping analisis teknikal yang harus anda kuasai.

Kalau anda saat ini adalah trader yang masih tetap bertahan walaupun saham anda sedang turun, situasi market lagi jelek, saham anda masih ada yang nyangkut, modal anda masih bertahan dan anda tidak menyerah, itu artinya anda sudah memiliki modal untuk menjadi trader sukses. 

Yang perlu anda lakukan adalah, evaluasilah trading anda secara berkala. Supaya kedepan, anda bisa mempelajari kesalahan2 yang anda lakukan. Dan sekali lagi, untuk menjadi trader saham sukses seorang trader kawakan, anda harus mau berproses. Semua trader yang sukses memulai dari nol, mengalami jatuh-bangun dan sudah menghadapi crash market. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.