Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, investasi saham, analisis saham dan strategi trading.

Trading Saham Modal Kecil, Strategi Apa yang Bagus?

El Heze

Saat ini kalau anda ingin trading saham, anda bisa memulainya dengan modal kecil. Kantor sekuritas berlomba-lomba untuk memberikan syarat deposit awal yang ringan bagi pemula. 


Sehingga hanya dengan modal minimal Rp100-200 ribu, anda sudah bisa membeli saham. Tapi saran saya untuk pemula, mulai modal kecil dengan nominal antara Rp1-3 juta, karena modal tersebut ideal untuk trader pemula (tidak terlalu kecil atau terlalu besar). 

Kita sudah pernah bahas juga disini: Modal Trading Saham Ideal. Saya sering menerima pertanyaan dari teman-teman trader pemula yang ingin mulai trading saham: 

"Bung Heze, saya baru mulai trading pakai modal Rp1 juta, strategi trading apa yang cocok?" 
"Pak, kalau modal trading saya masih sedikit, strategi trading apa yang efektif?"

Hal ini juga menunjukkan bahwa semakin banyak trader saham yang memulai trading saham dengan modal kecil. Sebagai trader, anda harus memiliki strategi2 yang benar, agar modal kecil yang anda gunakan untuk trading bisa berkembang menjadi profit. 

Karena saya dulu juga memulai trading dengan modal sekitar Rp1 juta, maka di pos ini saya ingin sharing strategi trading yang bagus untuk trader modal kecil, berdasarkan pengalaman pribadi saya. 

Hematnya, untuk anda yang punya modal kecil, strategi trading yang efektif adalah TRADING CEPAT, yaitu trading harian (beli jual saham di hari yang sama) dan TRADING DIBAWAH 1 MINGGU. 

Kalau modal trading anda sedikit (kecil), menerapkan trading jangka pendek (trading cepat) akan membuat modal anda berkembang lebih cepat, ketimbang kalau anda menyimpan saham dengan range lebih lama. 

Hal ini karena dengan modal kecil, anda bisa "memutar" modal trading lebih efektif. Uang Rp1-3 juta lebih efektif digunakan untuk meraih profit jangka pendek, ketimbang anda menyimpannya terlalu lama. 

Sebagai contoh, anda ingin investasi saham dengan mengincar profit 20% selama 6-9 bulan dengan modal Rp1 juta. 

Tapi kalau anda trading harian dengan modal Rp1 juta dan anda mengincar profit kurang lebih 1% sehari dan anda tidak perlu trading setiap hari, maka anda sudah bisa mengumpulkan profit 20% sebelum 6 bulan. 

Dengan modal kecil, anda bisa mendapatkan profit lebih sering, sehingga modal anda dapat anda daya-gunakan secara efektif untuk menghasilkan keuntungan lebih besar di market.  

Dari sisi psikologis, trading cepat dengan modal kecil dapat membuat psikologis anda lebih terjaga. Kalau psikologis anda terjaga, keputusan trading anda juga akan lebih berkualitas, sehingga anda bisa meraih profit konsisten. 

Mengapa demikian?

Terkadang trader menghindari trading harian karena pada trading cepat frekuensi trading anda lebih banyak, dan anda akan menghadapi lebih banyak fluktuatif harga saham.

Nah, kalau anda trading harian dengan modal terlalu besar, dan saham anda mengalami fluktuatif, tidak semua trader siap dengan fluktuatif saham yang relatif cepat jika trader menyimpan saham dengan duit banyak. 

Sedangkan kalau anda menyimpan saham lebih lama, katakanlah untuk swing trading, anda bisa lebih santai dan tidak perlu sering melihat fluktuatif market. 

Tapi kalau anda trading dengan modal sedikit, psikologis anda akan lebih terjaga walaupun anda menerapkan trading harian.

Hal ini sudah saya buktikan sendiri, karena saya dulu juga memulai trading pakai modal kecil, sekitar Rp1-2 juta. 

Kesimpulannya, jika anda punya modal kecil, maka trading harian (beli jual saham sehari) dan trading dibawah 1 minggu (jangka pendek) adalah strategi trading yang EFEKTIF untuk memaksimalkan profit. 

Berikut kelebihan-kelebihan trading harian saham dengan modal kecil:  
  • Lebih efektif 'memutar' modal kecil untuk trading, sehingga profit lebih konsisten
  • Psikologis lebih terjaga
  • Modal anda bisa lebih aktif digunakan untuk trading, sehingga meskipun modal anda sedikit, profit yang anda dapatkan nantinya akan lebih sering, sehingga jumlahnya akan menjadi besar. 
Di web Saham Gain ini, kita juga sudah membahas full praktik strategi2 untuk trading harian (intraday trading) yaitu beli jual saham di hari yang sama. Anda bisa mendapatkan full praktiknya disini: Ebook Intraday & One Day Trading Saam (358 halaman).  

Kita juga sudah pernah bahas juga di pos berikut: Modal Saham: Investasi Vs Trading, tentang penggunaan modal yang efektif untuk trading dan investasi.  

Beberapa dari anda pasti akan bertanya: 

Pak Heze, berarti kalau modal besar tidak disarankan untuk trading harian ya? Dan Apakah berarti tidak disarankan swing trading atau menerapkan strategi trading lainnya Pak Heze? 

Anda boleh saja menggunakan strategi trading harian dengan modal besar. Sebaliknya, anda juga boleh menggunakan strategi buy and hold seperti swing trading meskipun modal anda masih Rp1-3 juta. 

Pasar saham tidaklah kaku, dan anda punya hak untuk memilih strategi trading yang cocok untuk anda. Selama strategi tersebut sesuai dengan karakter trading anda, go ahead. 

Pos ini saya tulis sebagai pertimbangan buat rekan-rekan trader yang sudah siap modal kecil untuk trading, tapi masih bingung menentukan strategi trading yang bagus. 

Karena faktanya sangat banyak trader saham yang sudah siap trading, namun trader benar-benar buta tentang strategi apa yang harus dilakukan supaya bisa meraih profit lebih konsisten di market.

Oleh karena itu, dengan modal kecil trading jangka pendek adalah strategi yang efektif untuk anda. Sebab kalau modal anda masih Rp1 jutaan, dan anda hold saham agak lama, maka potensi profitnya kurang maksimal. 

Namun ingat juga, walaupun tujuan anda adalah trading cepat, anda harus memahami terlebih dahulu ilmu-ilmu trading dan memilih saham, terutama screening saham dan analisa teknikal. 

Di web Saham Gain ini, kita juga sudah membahas banyak strategi trading jangka pendek yang bisa diterapkan mulai level pemula. Anda bisa pelajari kembali disini: Teknik Beli Saham Pagi Jual Sore - Trading Cepat.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.