Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Saham BRIS: Pergerakan Analisis Teknikal

El Heze

Saham BRIS yang sempat ramai karena harganya naik 20% lebih dalam 2 hari berturut-turut dan terkena Auto Reject Atas (ARA). Kenaikan saham BRIS ini menyusul setelah adanya berita tentang merger saham-saham Bank Syariah. 


Beberapa waktu lalu, di pos ini: Belajar Saham: Saham yang Naik Banyak, kita juga sempat menyinggung sedikit tentang saham BRIS. Tapi di pos tersebut, kita juga bahas pergerakannya setelah IPO (jangka panjang).

Berhubung BRIS ini punya fluktuatif harga yang sangat tinggi, dan banyak rekan trader yang bertanya tentang potensi saham BRIS buat trading, maka di pos ini kita akan bahas tentang analisis teknikal saham BRIS dan potensi pergerakannya dalam jangka pendek. Anda bisa perhatikan chart saham BRIS berikut: 

Saham BRIS

Perhatikan tanda-tanda lingkaran diatas. Kita bisa lihat bahwa saham BRIS ini sering memberikan 'kejutan'. Sahamnya bisa naik puluhan persen dalam waktu yang sangat singkat. 
Bayangkan jika anda beli saham BRIS, dan sahamnya naik 15%, maka profit anda sudah berlipat ganda. 

Namun seperti yang sudah kita ulas sebelumnya, bahwa saham yang naik banyak, potensi turunnya juga cepat. Pada grafik BRIS diatas, setelah BRIS dua kali naik tinggi dan harganya menyentuh all time high, BRIS dengan cepat mengalami penurunan signifikan (candlestick merah panjang). 

Jadi kalau anda punya tujuan trading jangka pendek, walaupun BRIS sedang naik tinggi, jangan gegabah untuk membeli sahamnya dalam jumlah besar. Jika tiba-tiba saham BRIS jatuh, saham anda bisa nyangkut di harga puncak. 

Buat anda yang ingin trading di saham BRIS, anda perlu perhatikan beberapa strategi berikut:  

1. Pahami pola dan bid offer BRIS 

Walaupun saham BRIS turun tajam, namun BRIS bisa kembali rebound setelah turun. Hal ini terjadi pada candlestick terakhirnya. Setelah sebelumnya saham BRIS terkena auto reject bawah pagi hari, BRIS tiba-tiba kembali rebound. 

Hal ini biasanya ditandai dengan bid (permintaan beli) yang mulai bergerak dan bid lot-nya bertambah setelah harganya turun. Sebagai trader, anda bisa manfaatkan saham BRIS tersebut untuk trading cepat. 

2. Perhatikan historis saham BRIS 

Untuk trader jangka pendek, pola historis ini sangat pemting. Karena pada pola BRIS diatas secara historis, setelah harga saham BRIS naik signifikan 2-3 hari, saham BRIS biasanya langsung turun tajam. Pola ini bisa terjadi kembali di kemudian hari. 

Kalau saham BRIS anda sudah naik banyak, anda harus rajin 'kawal' dan pantau saham BRIS. Jika saham BRIS mulai koreksi, ada baiknya anda take profit. Dan anda bisa ambil saham BRIS lagi pada harga support. 

Pola fluktuatif, bid offer sangat berpengaruh pada pergerakan saham-saham yang fluktuatif untuk anda manfaatkan trading jangka pendek. Mengenai analisa bid offer, bisa anda pelajari disini: Tape Reading Saham untuk Trading Harian.  

3. Jangan terlalu mudah terbawa euforia 

Ketika suatu saham mengalami fluktuatif tinggi, pasti saham tersebut akan menjadi trending. Banyak yang merekomendasikan. Banyak yang optimis. Banyak yang mengatakan sahamnya pasti naik terus. Dan sebagainya. 

Sebagai trader, anda harus tetap menganalisa saham secara objektif. Jangan mudah terbawa euforia, hingga akhirnya anda membeli saham karena kata trader lain. Padahal harga sahamnya sudah naik terlalu tinggi dan harganya sangat berpotensi turun . 

Oke, jadi buat anda yang ingin trading saham BRIS, selalu amati pola analisa teknikalnya. Menurut saya pribadi, BRIS ini adalah tipe saham yang sebaiknya sering anda pantau kalau anda ingin tradingkan sahamnya, terutama kalau sahamnya lagi high volatil, supaya anda tidak ketinggalan momentum trading. 

Sebagai contoh, pada candlestick hijau BRIS terakhir.. Pada sesi I saham BRIS masih turun hingga terkena auto reject bawah. Namun memasuki sesi 2, tiba-tiba bid lot-nya banyak dan harganya naik perlahan. Kalau anda sering pantau saham BRIS ini, anda bisa manfaatkan momen fluktuatifnya untuk membeli di harga bawah.

Perlu anda ingat juga, saham yang tiba-tiba bergerak naik secara signifikan, berpotensi terkena suspensi dari Bursa Efek. Jadi ada baiknya ketika volatilitas saham masih tinggi, saham BRIS ini lebih bagus digunakan buat trading cepat (kecuali kalau anda punya tujuan investasi). 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.