Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Contoh Strategi Trading Harian Saham

El Heze
Saham ACES beberapa kali sempat kita bahas di watchlist saham free di web Saham Gain. Saya pribadi juga memanfaatkan momen untuk trading jangka pendek dengan strategi trading harian di saham ACES. 



Kondisi pasar saham yang sedang mengalami fluktuatif tinggi, di mana saham-saham mudah naik dan rebound cepat dalam waktu singkat. Demikian juga sebaliknya, harga saham sangat mudah turun dan koreksi, maka momen tersebut bagus dimanfaatkan untuk menerapkan strategi trading cepat.

Untuk anda yang ingin meraih profit dari trading harian, anda bisa memanfaatkan momentum fluktuatif market, dengan memilih saham-saham yang mudah naik cepat di harga yang sama sampai tiga hari. 

Saya sendiri juga sering menganalisa, memilih saham untuk intraday dan memanfaatkan momentum untuk mencetak profit dari trading cepat. Berikut salah satu transaksi strategi trading harian yang saya terapkan di saham ACES:   

Strategi trading cepat - Intraday Trading
Buy saham ACES di harga 1.555 tanggal 8 September, dan jual di harga 1.600 tanggal 9 September pagi. Net profit (setelah dikurangi fee beli & jual) sebesar 2,44%. Jangka waktu trading: 1 hari. 

Strategi-strategi memilih saham untuk intraday trading, untu memanfaatkan profit jangka pendek, bisa anda pelajari langsung full praktikknya disini: Ebook Intraday & One Day Trading Saham

Beberapa waktu lalu saya juga mentradingkan saham yang sama untuk trading cepat, di mana saya juga membeli di harga suport yang sama yaitu Rp1.555 dan take profit di harga 1.590. Net profit sebesar 2,13%. 

Trading saham ACES saya lakukan di hari yang sama, yaitu beli pagi dan jual sore harinya. Pelajari juga: Teknik Beli Saham Pagi Jual Sore - Trading Cepat. 

Di pasar saham, ada beberapa strategi trading cepat yang bisa anda terapkan. Pertama, trading saham menitan (scalping trading). Strategi ini dilakukan dengan cara memilih saham2 gorengan yang memiliki fluktuatif tinggi. Scalping trading mengincar profit diatas 5% dalam hitungan menit.

Namun scalping trading ini memiliki risiko yang lebih besar karena dalam scalping trading, anda mengincar saham-saham gorengan. Pergerakan saham gorengan tidak stabil, likuiditas rendah dan seringkali unpredictable. Kalau anda mengincar saham gorengan, anda harus jauh lebih disiplin memasang target take profit dan cut loss. 

Kedua, trading saham harian, atau biasa kita kenal dengan strategi intraday trading. Trading harian juga strategi trading cepat, namun time framenya lebih panjang, yaitu beli jual saham di hari yang sama (tidak harus menitan) sampai tiga harian trading. 

Dalam intraday trading, anda memilih saham-saham yang fluktuatifnya bagus, pergerakannya lebih stabil yang berpotensi naik dalam jangka waktu harian. 

Target take profit intraday trading tidak setinggi scalping, namun risiko intraday trading lebih kecil. Dalam intraday trading, target take profit anda adalah 1-4% dalam waktu harian.    

Di pos ini, kita membahas dan menerapkan strategi INTRADAY TRADING. Kalau anda perhatikan trading harian ACES diatas, saya mengincar profit sekitar 2% dalam sehari. 

Saya memanfaatkan fluktuatif market dan saham ACES saat itu, karena ACES bergerak di range support-resisten 1.550-1.610, sehingga rage fluktuatif tersebut bisa dimanfaatkan untuk meraih profit dari trading cepat. 

Kalau anda tipe trader yang sering mengamati market, dan anda ingin mencoba strategi trading cepat, maka intraday trading ini bisa anda terapkan. 

Intraday trading juga merupakan strategi tepat untuk anda yang ingin mendapatkan profit jangka pendek, dengan risiko yang lebih kecil. Dalam intraday trading, selain mengamati momentum market, analisa chart dan bid offer juga harus anda gunakan untuk memilih saham. Anda bisa pelajari analisa tape reading disini: Tape Reading Saham untuk Trading Harian.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.