Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, investasi saham, analisis saham dan strategi trading.

Panduan Cara Beli Saham Indonesia

Bagaimana cara membeli saham Indonesia? Kalau saya ingin beli saham Unilever bagaimana caranya? Pertanyaan ini sering ditanyakan oleh rekan-rekan pemula yang ingin memulai belajar saham, namun belum paham cara membeli saham. 



Oleh karena itu, di pos ini kita akan membahas cara-cara agar anda bisa membeli saham, supaya anda yang ingin memulai belajar saham, memiliki gambaran bagaimana cara beli saham. 

Saham-saham perusahaan bagus di Indonesia ada banyak, misalnya saham Bank BCA, Bank BRI, Unilever, Sido Muncul, Telkom, Astra Indofood dan masih banyak lainnya. Anda pasti sudah tidak asing dengan nama-nama perusahaan tersebut. Yap, sebagai masyarakat umum anda juga bisa membeli sahamnya. 

Saham perusahaan di Indonesia yang bisa dibeli adalah perusahaan-perusahaan go public alias perusahaan terbuka. Perusahaan go public adalah perusahaan yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Sehingga sahamnya bisa diperdagangkan atau dibeli oleh masyarakat umum. Kalau saham tersebut tidak go public, maka anda tidak bisa membeli sahamnya. Misalnya perusahaan Aqua atau Djarum.. Walaupun perusahaannya memiliki brand image yang bagus, tetapi perusahaannya tidak go public. 

Maka anda tidak bisa membeli sahamnya. Sekarang kita akan bahas bagaimana cara membeli saham. Berikut cara beli saham Indonesia

1. Membuka akun saham di kantor sekuritas 

Langkah pertama yang harus anda lakukan agar bisa membeli saham adalah membuka akun saham di kantor sekuritas terdekat. Namun, setiap kantor sekuritas juga menyediakan jasa membuka akun saham secara online. 

Jadi untuk anda yang jarak rumah dengan kantor sekuritas jauh, anda bisa membuka akun saham melalui online di website resmi masing-masing kantor sekuritas. 

Panduan membuka akun saham di kantor sekuritas, maupun secara online dan syarat2 untuk membuka rekening saham, serta rekomendasi sekuritas untuk pemula, bisa anda download materinya pada free ebook (33 halaman) disini: Ebook Gratis Panduan Membeli Saham Bagi Pemula. 

Setiap aktivitas beli jual saham dilakukan melalui software trading yang disediakan masing-masing sekuritas. Yap, jadi beli jual saham dilakukan secara online. Anda tidak perlu datang ke perusahaan yang bersangkutan, atau datang ke perusahaan sekuritas untuk bisa beli saham. 

Selama ada koneksi internet dan anda sudah memiliki akun rekening efek di sekuritas, anda punya kesempatan untuk membeli saham. 

2. Membeli saham melalui software online trading 

Anda bisa beli saham melalui software online trading. Setelah anda login menggunakan username dan password, anda bisa pilih menu Trade --> Buy. Tampilannya seperti berikut: 


Kalau anda menggunakan laptop atau PC, anda bisa tekan tombol Alt + F2 atau F2 untuk menu beli saham. Kemudian akan muncul menu order book seperti pada tampilan berikut: 
Cara beli saham Indonesia
Perhatikan nomor 1. Untuk bisa membeli saham, anda harus ketikkan kode sahamnya (Symbol). Kode saham di Bursa Efek bisa anda googling. Setiap perusahaan memiliki kode saham sendiri. 

Kode saham pasti terdiri dari empat huruf. Misalnya saham PT Unilever Indonesia Tbk. Kode sahamnya adalah UNVR. PT Astra International Tbk. Kode sahamnya adalah ASII. Disini kita menggunakan contoh beli saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). 

Trading saham dilakukan di pasar saham reguler. Jadi kalau pilihan RG, NG, TN, pilihlah yang RG. Setelah anda ketikkan kode saham yang ingin dibeli, muncullah bid offer antrian harga saham seperti diatas (tanda lingkaran). 

Untuk mengetahui harga beli saham terakhir, anda bisa lihat pada harga Offer yang paling atas, yaitu Rp4.650. Itulah harga saham Bank BNI terakhir. Anda yang belum paham cara membaca bid dan offer, bisa pelajari disini: 


Perhatikan nomor 2. Anda harus memasukkan harga beli (Price) dan jumlah lot (Lots) yang anda inginkan. Lot adalah satuan perdagangan saham, di mana 1 lot = 100 lembar saham. 

Jika anda ingin membeli saham BBNI katakanlah di harga Rp4.650 sebanyak 10 lot, maka modal yang harus anda keluarkan untuk mendapatkan saham BBNI adalah: Rp4.650 x 10 lot x 100 lembar saham = Rp4.650.000. 

Jangan lupa untuk memasukkan fee beli sekuritas. Kita sudah pernah membahasnya disini: Fee Beli Jual Saham dan Cara Menghitungnya. 

Sebelum membeli saham, anda harus melakukan ANALISA SAHAM terlebih dahulu. Dua analisa utama untuk beli saham adalah analisis teknikal dan analisis fundamental. Analisis teknikal adalah analisa chart (grafik), yang anda butuhkan jika ingin trading jangka pendek. 

Analisis grafik saham
Hal ini karena tujuan anda membeli saham adalah untuk mendapatkan profit / keuntungan dari kenaikan harga saham maupun dari passive income berupa dividen. Oleh karena itu, anda harus melakukan analisa sebelum membeli saham. 

Jika anda ingin trading saham, maka gunakanlah analisis teknikal. Jika anda ingin investasi saham, pelajari dan perdalam analisa fundamental untuk memilih saham yang bagus jangka panjang. Full praktik analisa teknikal dan analisa fundamental, bisa anda pelajari disini: 
Analisa-analisa inilah yang dibutuhkan supaya anda bisa mendapatkan profit dari saham, baik untuk trading maupun investasi jangka panjang. 

Jika anda masih pemula, selain mempelajari analisa-analisa saham, anda harus memahami terlebih dahulu basic-basic saham seperti risiko di saham, mekanisme perdagangan saham (jam perdagangan saham, bid offer) dan pahami menu-menu pada software trading anda. Anda bisa pelajari juga langkah2 belajar saham disini: Langkah-langkah Belajar Saham Pemula. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.