Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Cara Kerja Trader Saham

Sebagai trader saham, anda mungkin masih punya pertanyaan: Bagaimana sih cara kerja trader saham? Karena trading saham itu sebenarnya bisa dilakukan dengan banyak strategi, analisa, time frame yang berbeda-beda sesuai dengan karakter anda. 


Intinya, trading saham itu fleksibel, dan tidak ada aturan baku. Anda juga bisa melakukan trading dimanapun dan kapanpun selama jam market buka dan ada koneksi internet.

Karena anda bebas dan leluasa dalam trading, hal ini terkadang membuat trader bingung menentukan bagaimana cara kerja trader saham supaya bisa menghasilkan profit yang lebih konsisten. 

Di pos ini, kita akan bahas bagaimana cara kerja trader saham yang benar supaya bisa menghasilkan profit: 

1. Riset dan analisa saham sebelum atau setelah jam trading 

Tugas utama trader adalah melakukan RISET dan analisa saham. Trader harus menemukan saham2 apa yang bagus untuk dibeli. Saham-saham apa yang sinyalnya dan momentumnya layak dibeli. Saham2 apa yang berisiko. 

Hal ini bisa anda ketahui jika anda melakukan riset dan analisa trading. Analisa trading dilakukan menggunakan kombinasi analisa teknikal untuk melihat saham2 yang bagus. 

Analisa-analisa utama yang digunakan trader adalah analisis tren, support resisten, candlestick, chart pattern dengan kombinasi indikator sebagai analisa pelengkap. 

Anda bisa pelajari full praktik analisa teknikal yang simpel untuk trading saham disini: Buku Saham Full Praktik Trading. 

Yap, saat jam market sedang tutup sebenarnya bisa anda manfaatkan untuk banyak melakukan riset dan analisa teknikal. Sehingga keesokan harinya anda sudah tahu saham-saham apa yang mau diincar buat trading. 

Waktu-waktu efektif untuk riset dan analisa saham saat market tutup adalah pagi hari sebelum market buka. Pasar saham mulai buka pukul 09.00. Anda bisa lakukan analisa saham sebelum jam tersebut. 

Pada saat malam hari ketika pasar saham sudah tutup, juga bisa anda manfaatkan buat melakukan analisis saham. Setelah anda selesai melakukan aktivitas, anda bisa meluangkan waktu 15-20 menit buat utak-atik chart saham.

2. Memilih saham-saham tertentu untuk difokuskan dalam trading 

Selama jam trading, seorang trader tidak mungkin bisa memantau dan membeli semua saham. Apalagi part time trader yang memiliki banyak keterbatasan waktu buat trading. Oleh karena itu, trader harus sudah punya beberapa pilihan, supaya lebih FOKUS trading.

Memilih (screening) saham juga merupakan bagian dari cara kerja trader saham.  Jadi trader harus memiliki setidaknya sekitar 5-15 saham utama untuk difokuskan trading. Dan kemudian melalui riset dan analisa trading, anda bisa memutuskan 2-5 saham yang sinyalnya bagus untuk ditradingkan. 

Pelajari cara-cara simpel dan efektif screening saham untuk menemukan stock pick berkualitas disini: Ebook Screening Saham Bagus (365 halaman). 

3. Analisa saham saat jam trading 

Trader juga melakukan analisa-analisa saham saat jam trading, yaitu dengan melihat pergerakan fluktuatif harga sahamnya, kondisi IHSG, analisa tape reading dan pola candlestick di jam trading.

Analisa saham ketika jam trading bisa dilakukan relatif sering buat trader yang memiliki waktu trading lebih banyak. Namun buat trader saham yang super sibuk, analisa saat jam trading kemungkinan besar tidak bisa dilakukan terlalu sering. 

Buat para trader yang tidak punya banyak waktu untuk trading, anda bisa menerapkan cara kerja trading pada tips-tips berikut: Tips Sukses Trader Saham Part Time.

4. Beli jual saham

Aktivitas utama trader tentu saja adalah trading saham (beli dan jual saham). Cara kerja trader di dalam aktivitas beli jual saham yang sebaiknya anda terapkan adalah: 
Jadi dalam beli jual saham, hendaknya anda memperhatikan analisa-analisa diatas. Trading saham tidak boleh dilakukan asal-asalan, karena tujuan anda untuk mendapatkan profit, cara kerja trader dalam beli jual saham harus dilakukan dengan analisa dan pertimbangan--pertimbangan. 

5. Alokasi modal untuk trading

Modal adalah 'nyawa' anda dalam trading. Selama ada modal, anda bisa trading. Tapi kalau tidak punya modal, anda tidak akan bisa beli saham. Oleh karena itu, trader saham perlu mengelola modal trading. 

Belilah saham sesuai kemampuan modal. Hindari menggunakan margin trading. Dan sisakan paling tidak 10% dari modal anda sebagai kas. Alokasi modal juga merupakan bagian dari cara kerja trader saham. 

Kesimpulannya, cara kerja trader saham itu dimulai dari analisa & riset saham. Kemudian trader harus punya pilihan2 saham bagus alias STOCK PICK buat trading. Aktivitas beli jual saham didasarkan pada analisa dan riset yang sudah anda lakukan sebelumnya, maupun saat jam trading dilakukan. 

Anda bisa pelajari cara kerja trader melalui dua trading plan disini: Trading Plan Saham: Back Testing & Forward Testing.

Dalam melakukan riset dan analisa saham, trader memiliki kebebasan waktu untuk melakukan analisa. Tidak ada aturan yang baku. Dan apapun strategi trading yang anda terapkan, cara kerja utama trader saham ya seperti yang sudah kita jelaskan diatas. 

Yang membedakan adalah strategi2 yang anda gunakan dan pemilihan saham yang cocok sesuai karakter masing-masing trader. Strategi2 trading spesifik bisa anda terapkan disini sesuai dengan apa yang cocok untuk anda: 
TRADER FULL TIME VS TRADER PART TIME 

Cara kerja trader saham mungkin 'berbeda' buat trader part time dan trader saham full time. Trader saham full time pasti memiliki lebih banyak waktu untuk memantau market dan analisa saham. 

Sebaliknya, trader part time mungkin masih terbentur dengan kesibukan pekerjaan utama, sehingga waktu yang digunakan untuk menganalisis dan memantau market lebih sedikit. 

Tetapi baik trader full time maupun part time, semua sama-sama memiliki kesempatan sukses di market. Baca juga: Sukses Trading Saham. Asalkan anda menerapkan cara kerja trading yang benar, peluang mendapatkan profit akan selalu terbuka lebar.


0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.