Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Saham untuk Disimpan (Hold) 1-2 Bulan

El Heze
Di pasar saham, banyak juga tipikal trader yang ingin menerapkan strategi buy and hold saham dengan jangka waktu 1-2 bulan. Beberapa kali saya dapat request dari rekan-rekan trader untuk membahas saham-saham apa saja yang bagus disimpan buat jangka waktu 1-2 bulan. 



Kalau anda baca pos ini, dan anda juga punya keinginan untuk hold saham, maka anda sedang menerapkan strategi positioning trading yaitu trading dengan jangka waktu yang agak panjang diatas satu bulan. 

Nah untuk menjawab pertanyaan ini, jujur saja saya tidak akan langsung menjawab dengan jawaban saham-saham spesifik, misalnya saham TLKM, BBRI, INDF, SMGR dan lain-lain. 

Hal ini karena kondisi market itu bisa berubah-ubah dan dinamis. Oleh karena itu, jawaban saham-saham spesifik justru kemungkinan besar tidak akan berlaku untuk situasi pasar saham yang berbeda. 

Katakanlah hari ini saham BBRI sudah sangat murah, marketnya mulai bagus. Saham BBRI bagus untuk disimpan jangka waktu 1-2 bulan. Namun dalam kondisi market yang berbeda, saham BBRI mungkin masih belum bagus untuk diterapkan buy and hold untuk jangka waktu tersebut.
Jadi kalau anda bertanya saham apa yang bagus buat disimpan 1-2 bulan, ada baiknya anda melakukan analisa-analisa berikut: 

1. Analisa tren market 

Kondisi pasar saham (IHSG) yang cenderung bearish atau koreksi drastis, membuat mayoritas saham hanya naik sebentar lalu turun lagi. Pelajari juga: Strategi Trading Saat IHSG Bearish. 

Kalau IHSG sedang turun, banyak sentimen negatif, belum kuat tembus resisten-resisten kuat-nya, maka menyimpan saham dengan jangka 1-2 bulan, kemungkinan besar akan menghasilkan profit yang kurang maksimal. 

Sebaliknya, kondisi market yang sedang hijau, banyak sentimen positif. Atau kondisi pasar saham yang mulai pulih dari strong bearish, maka akan lebih banyak saham yang bagus untuk disimpan dengan jangka waktu agak lama. 

Jadi poin pertama yang perlu anda perhatikan adalah kondisi market. Kondisi market ini sangat penting, karena juga mempengaruhi minat trader untuk koleksi saham. 

Kondisi IHSG yang jelek akan membuat lebih banyak saham yang jatuh atau hanya naik sebentar. Sehingga, sebelum saham anda naik selama 1-2 bulan, kemungkinan besar saham anda akan turun duluan.  

2. Analisa saham-saham spesifik yang trennya bagus 

Selain analisa tren market, tentu anda perlu menganalisa saham-saham spesifik yang memiliki TREN bagus. Analisa tren ini sangat berguna untuk trader yang ingin buy and hold, karena anda harus memilih saham yang bisa UPTREND. 

Saham-saham yang secara historis (paling tidak historis chart 1 tahun) memiliki uptrend selama 1-2 bulanan, adalah saham2 yang bagus untuk diterapkan strategi buy and hold. 

Pelajari juga cara-cara simpel screening saham bagus untuk trading, dan memilih saham-saham diskon secara teknikal untuk disimpan disini: Panduan Simpel & Efektif Memilih Saham Bagus. 

Jika anda menemukan saham-saham yang trennya bagus, likuid dan didukung dengan kondisi market yang stabil atau mulai uptrend (bukan kondisi market yang lesu), maka saham-saham tersebut bisa anda terapkan untuk disimpan 1-2 bulan. 

Saham-saham blue chip yang sudah terdiskon, dan saham-saham likuid di sektor komoditas (batu bara, CPO) yang sedang booming atau pulih (misalnya harga CPO mulai uptrend setelah lesu), biasanya harga sahamnya juga relatif uptrend dalam waktu yang lebih lama. 


Saham AALI
Saham AALI diatas contohnya. Saham AALI mengalami kenaikan sekitar 2 bulan, karena AALI sudah turun drastis dan harga CPO mulai bangkit. Selain itu, AALI adalah market leader di sektor industrinya. 

Hal ini membuat saham AALI lebih cepat bangkit dibandingkan saham2 small cap di sektor industrinya. Jadi selain saham2 blue chip, saham-saham di sektor komoditas yang tren harga komoditasnya membaik juga memiliki potensi uptrend cepat dalam jangka waktu 1-2 bulan. 

3. Saham consumer goods

Saham-saham consumer goods seperti INDF ICBP punya pergerakan bulanan yang lebih defensif. Sehingga saham2 di sektor ini sebenarnya juga bisa anda pertimbangkan untuk buy and hold. Namun, anda tetap harus melihat juga kondisi market dan chart-nya (menyesuaikan kondisi pasar saham saat ini). 

Untuk menerapkan buy and hold, pilihlah saham-saham blue chip dan saham lapis dua. Hindarilah saham-saham gorengan, karena tren naik saham gorengan umumnya sulit bertahan untuk jangka waktu yang agak panjang. 

Dengan analisa-analisa tersebut, anda akan lebih memahami saham apa yang sebaiknya disimpan untuk jangka waktu 1-2 bulan berdasarkan kondisi marketnya. Jadi kalau anda mendengar anjuran-anjuran: 

"Belilah saham blue chip buat disimpan 1 bulan"
"Belilah saham A untuk hold karena kinerjanya bagus"

Ini benar, namun tidak 100%. Karena semua harus kembali pada analisa anda pribadi. Kondisi market dan pola chart masing-masing saham juga sangat berpengaruh terhadap tren saham dalam jangka 1-2 bulan. 

"Berarti ujung-ujungnya saya harus analisa sendiri lagi donk Bung Heze?" Tanya anda. 

Yap, benar. Ujung-ujungnya anda harus menganalisa sendiri. Karena dalam trading saham, bagaimanapun anda harus punya pertimbangan yang matang sebelum memilih saham, yaitu dengan menganalisa chart, memilih saham yang bagus, dan perhatikan kondisi market (apalagi jika anda ingin memilih saham untuk disimpan).  

STRATEGI TRADING SAHAM YANG EFEKTIF 

Kalau ternyata anda beranggapan masih belum ada saham yang sebaiknya disimpan untuk jangka waktu 1-2 bulan (mungkin karena tren marketnya yang belum mendukung), anda bisa menerapkan beberapa strategi trading, sehingga anda lebih fleksibel dalam trading. 

Sebagai contoh, dalam kondisi market yang masih bearish, atau sideways, anda bisa menerapkan strategi trading mingguan dan intraday trading. Pelajari juga strategi2 intraday trading (trading harian): Ebook Intraday & One Day Trading Saham.  

Ketika pasar saham bullish, anda menemukan saham2 yang bagus untuk disimpan, anda bisa mulai menerapkan strategi positioning trading tersebut. Sehingga anda bisa lebih fleksibel dalam trading. 

Anda bisa mendapatkan profit dalam berbagai kondisi market. Contoh kombinasi strategi trading bisa anda pelajari juga disini: Strategi Kombinasi Trading Cepat & Swing Trading. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.