Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Saham Jangka Pendek vs Saham Jangka Panjang

Mendapatkan profit di pasar saham pada umumnya bisa dilakukan dengan dua time frame: Profit jangka pendek (trading) dan profit jangka panjang (investor). Jangka pendek memiliki time frame menitan (scalping) sampai satu bulan trading (swing). 

 
Sedangkan jangka panjang adalah investasi, di mana investasi saham berarti anda membeli dan menyimpan saham selama minimal 1 tahun. Keduanya, tentu memiliki strategi dan analisa yang berbeda karena time framenya juga berbeda. 

Maka dari itu, MEMILIH atau SCREENING SAHAM harus menjadi konsen anda untuk menganalisa saham-saham mana yang bagus untuk jangka pendek dan jangka panjang sesuai dengan strategi yang ingin anda terapkan. 

Di pos  ini, kita akan membahas kriteria saham-saham seperti apa saja yang sebaiknya anda pilih untuk trading jangka pendek, dan untuk investasi jangka panjang.   

SAHAM UNTUK JANGKA PENDEK 

Kalau anda ingin membeli saham dengan tujuan ditradingkan jangka pendek, maka ada baiknya anda memilih saham-saham, dengan kriteria sebagai berikut: 
  • Saham-saham yang fluktuatif harganya bagus 
  • Saham-saham yang likuid (bid offer tebal, banyak ditransaksikan)
  • Saham yang mudah dianalisa support-resistennya
  • Saham yang memiliki pola-pola jangka pendek yang berulang 
  • Saham yang analisa grafiknya jelas, sehingga mudah mengambil keputusan trading

Kesimpulannya, kalau anda ingin memilih saham untuk jangka pendek, saham-saham yang punya fluktuatif bagus adalah saham2 yang harus anda pilih. Hal ini karena di dalam trading saham, tujuan anda adalah mengincar CAPITAL GAIN, yaitu profit dari selisih harga jual - harga beli. 

Oleh karena itu, anda harus mencari saham2 seperti kriteria diatas, yaitu saham2 yang punya pola2 chart bagus untuk jangka pendek, fluktuatifnya bagus serta likuid.   

Saham-saham dengan kriteria seperti yang saya sebutkan diatas, bisa anda cari melalui ANALISA TEKNIKAL. Analisis teknikal adalah analisa utama yang digunakan untuk mencari saham-saham apa saja yang punya pergerakan bagus jangka pendek. 

Analisa teknikal bisa melihat pola-pola saham yang pergerakannya bagus untuk trading, melihat saham2 apa yang fluktuatifnya bagus, dan mengetahui saham-saham yang likuid dan tidak untuk trading. Semua bisa anda pelajari melalui analisa chart. 

Anda bisa pelajari analisa-analisa teknikal full praktik untuk mencari saham-saham bagus disini: Analisis Teknikal untuk Profit Maksimal. 

SAHAM UNTUK JANGKA PANJANG 

Sebaliknya, jika anda memiliki tujuan untuk mendapatkan profit jangka panjang di saham, yaitu anda ingin menyimpan saham dengan jangka waktu diatas 1 tahun, maka anda harus mencari saham-saham dengan kriteria sebagai berikut: 
  • Perusahaan yang kinerja keuangannya bagus
  • Merupakan perusahaan yang mapan di sektor industrinya (dari segi size dan laba)
  • Jika anda tipe investor yang mencari growth stock, lihat perusahaan2 yang kinerjanya bagus namun belum dilirik
  • Memiliki produk yang jelas dan dibutuhkan banyak orang 
  • Likuiditas perusahaan bukan menjadi faktor utama
  • Perhatikan valuasi saham  

Kesimpulannya, saham-saham yang bagus untuk jangka panjang harus dilakukan dengan cara mendalami ANALISA FUNDAMENTAL, yaitu mempelajari analisa laporan keuangan, analisa sektoral, analisa bisnis perusahaan secara komprehensif. 

Anda bisa pelajari juga praktik-praktik memilih saham yang bagus untuk disimpan jangka panjang disini: Praktik Analisis Fundamental Saham Pemula - Expert

Ketika memilih saham untuk jangka panjang, hal-hal utama yang harus perhatikan adalah kesehatan kinerja keuangan, dan kemampuan bisnis perusahaan untuk bertahan dan berkembang di masa mendatang. 

Terkadang analisa likuiditas, fluktuatif harga saham tidak begitu penting bagi anda yang ingin investasi. 

Terutama kalau anda mencari growth stock. Perusahaan2 yang dalam tahap bertumbuh, biasanya memiliki kinerja bagus dan punya kemampuan naik yang tinggi dalam satu tahun, namun likuiditasnya tidak terlalu bagus. 

KESALAHAN MEMILIH SAHAM 

Kini anda sudah memahami perbedaan signifikan antara analisa yang digunakan untuk memilih saham jangka pendek vs saham jangka panjang. Mana yang profitnya lebih maksimal? Beli saham untuk jangka pendek atau jangka panjang?

Trading dan investasi saham sama-sama memberikan potensi profit yang maksimal. Selama ini banyak anggapan bahwa trading saham itu profitnya hanya untuk jangka pendek, tapi kalau jangka panjang pasti kalah dengan investasi. 

Sebaliknya, penganut trading saham mengatakan bahwa investasi jangka panjang profitnya sama sekali tidak menjamin, karena kalau trading, kita bisa mendapatkan profit berkali-kali dengan memanfaatkan analisa teknikal dan fluktuatif market. 

Dibalik semua itu, satu hal terpenting yang perlu menjadi fokus anda adalah: Anda harus memahami analisa-analisa yang digunakan untuk memilih saham jangka pendek maupun jangka panjang. 

Kalau anda ingin memilih saham untuk trading jangka pendek, tetapi anda menggunakan banyak pendekatan analisa fundamental, maka profitnya ya nggak akan maksimal.

Demikian juga sebaliknya, jika anda ingin investasi jangka panjang, tetapi anda terlalu fokus dengan fluktuatif dan chart saham, maka anda tidak akan menghasilkan profit maksimal dalam investasi. 

Pos ini saya tulis karena banyak pebisnis saham yang masih salah dalam memilih saham. Sehingga target-target profit justru tidak tercapai. Setelah anda baca pos ini, mulailah untuk melakukan analisa saham dengan cara dan SASARAN YANG TEPAT.  

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.