Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Apakah Analisis Teknikal Menguntungkan?

Beberapa waktu lalu saat saya sharing tulisan di pos berikut: Ingin Profit Jangka Pendek? Kuasai Analisa Teknikal, salah satu pembaca web Saham Gain bertanya pada saya: 




"Bung Heze apakah analisis teknikal itu benar-benar menguntungkan? Karena terkadang ketika saya menggunakan indikator, indikator pun bisa meleset untuk memprediksi saham."

Di beberapa tulisan web Saham Gain ini, saya sudah pernah menuliskan: Trading saham itu adalah SENI. Seni mengelola modal, seni memilih saham, seni menganalisa, seni mengelola psikologis, seni mengelola trading plan. 

Apa artinya? 

Artinya analisis teknikal itu SANGAT MENGUNTUNGKAN jika anda menggunakan analisa teknikal menjadi suatu KOMBINASI yang simpel, yang bisa menyesuaikan dengan berbagai kondisi market, serta lakukan PRAKTIK TRADING secara berulang. 

Sekedar bisa membaca analisa teknikal, indikator2 trading secara teori, tidak menjamin anda pasti profit. Analoginya, seperti anda bermain basket. Jika anda bisa dribble bola. Anda bisa shot bola ke ring basket. Anda bisa lay up. Anda bisa slam dunk. Belum tentu tim anda menang ketika bertanding. 

Kalau anda ingin menang dalam kompetisi bermain basket, anda harus punya SENI bermain basket. Banyak berlatih, teamwork yang bagus, anda harus bisa mengatur formasi yang benar, mental yang kuat dan lain2. 

Dalam trading saham, banyak trader yang baru bisa membaca indikator dasar, langsung nekad membeli saham. Misalnya, trader sudah bisa membaca teori-teori tentang indikator RSI. Kemudian trader membeli saham hanya dengan mengandalkan satu indikator RSI. 

Sehingga, tidak heran kalau analisa teknikal yang dilakukan trader sering meleset. Padahal di dalam analisa teknikal, anda juga harus mempelajari support resisten, pola2 chart, kondisi market... 

Analisa-analisa tersebut bisa anda kombinasikan dengan analisa indikator untuk menghasilkan profit lebih maksimal. Anda bisa pelajari tulisan saya tentang analisa teknikal apa yang perlu diprioritaskan untuk dipelajari trader mulai level pemula disini: Analisis Teknikal Saham untuk Pemula.

Jadi kalau kita simpulkan bersama, di dalam analisa saham, hal-hal berikut harus anda kuasai: 

- Analisa teknikal: Indikator, candlestick, chart pattern, support resisten
- Pelajari kondisi market / IHSG
- Mengatur manajemen modal
- Menyusun trading plan
- Mengatur psikologis trading 
- Praktik trading secara bertahap (modal kecil)
- Analisa screening saham yang layak dibeli 

Itu artinya, kalau anda cuma bisa membaca satu-dua indikator saham, namun anda belum paham cara menentukan support resisten. Anda belum paham kondisi market. Anda belum paham apa itu manajemen modal, screening saham... 

Kemungkinan besar analisa teknikal yang anda gunakan kurang akurat, karena anda baru mempelajari teori.

Sama seperti analogi bermain basket itu tadi. Sekedar bisa dribble, layup, passing, shooting tidak menjamin anda bisa memnangkan pertandingan, kalau anda tidak mempelajari aspek2 penting lainnya seperti teamwork, mempelajari kekuatan lawan dan lain2. 

Di dalam mendalami analisa teknikal pun juga sama. Anda tidak bisa hanya mengandalkan teori membaca saham. Tetapi poin-poin diatas itu tadi harus anda terapkan di dalam trading. Anda harus bisa menggunakan analisa-analisa kombinasi yang simpel untuk menghasilkan profit.  

Kesimpulannya, analisa teknikal itu adalah analisa yang PALING MUDAH, MENGUNTUNGKAN, praktis dan simpel yang bisa digunakan oleh semua level trader. 

Itulah kenapa saya menyarankan pada para trader untuk memulai belajar analisa teknikal jika anda ingin meraih profit. 

Apa yang saya paparkan di pos ini, didasarkan atas pengalaman pribadi saya menjalankan trading, karena saya sendiri adalah trader saham, dan menggunakan kombinasi analisa teknikal, analisa market sebagai pertimbangan trading. 

Jadi untuk anda yang ingin trading, jangan pernah mengabaikan analisa teknikal sebagai analisa utama anda. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.