Website edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Analisis Saham: Trading Saham Bulanan

Saya pernah mendapatkan pertanyaan yang cukup menari dari seorang rekan trader saham. Berikut pertanyaannya: "Bung Heze, apakah bisa kita menerapkan trading saham dengan frekuensi yang sedikit saja, yaitu trading bulanan. Beli 1-2 saham, lalu biarkan dan take profit dalam waktu satu bulan saat saham kita sudah naik tinggi"



Jadi trading saham bulanan itu kurang lebih sama dengan strategi swing trading, dan lebih mengarah positioning trading (trading jangka menengah). Karena anda membeli saham dengan frekuensi yang jarang (hanya beli satu-dua kali), dan anda take profit dalam jangka waktu sebulan. 

Pertanyaannya, apakah strategi trading bulanan ini efektif diterapkan dan benar-benar bisa menghasilkan profit maksimal dan konsisten? 

Untuk menjawab pertanyaan tentang trading saham bulanan (dan mungkin anda para pembaca web Saham Gain ini juga punya pertanyaan yang sama), anda harus perhatikan beberapa poin berikut: 

1. Tidak setiap saat kondisi market bagus untuk trading bulanan

Karena trading bulanan anda hanya beli saham sekali atau dua kali, dan kemudian anda hold sahamnya sampai kurang lebih sebulan, artinya anda harus mencari saham yang UPTREND. 

Carilah saham yang punya tren naik, karena saham2 yang punya tren naik adalah saham2 yang menguntungkan untuk disimpan agak lama. Dengan demikian, anda akan menghasilkan profit maksimal saat anda hold saham yang dibeli. Dengan kata lain, anda harus menjadi trend follower trader. 

Anda bisa pelajari juga cara-cara mencari saham yang trennya bagus untuk disimpan disini: Panduan Simpel & Efektif Memilih Saham Bagus.  

Masalahnya begini, tidak setiap saat kondisi pasar saham itu bullish. Ada saat-saat di mana IHSG jatuh, IHSG turun tajam, kondisi market tidak kondusif, saham2 mengalami perubahan tren dari bullish ke bearish. 

Kalau kondisi pasar saham lagi bullish, ada banyak saham yang mulai bullish reversal dari tren turun, saham-saham yang anda beli bakalan naik dalam kurun waktu bulanan. 

Tapi kalau sebaliknya yang terjadi? IHSG bearish? Maka kemungkinan besar saham2 yang anda beli hanya naik beberapa hari - 1 minggu. Namun tidak lama kemudian, saham anda akan turun lagi. 

Sehingga, dalam praktikknya harus diakui bahwa mencari saham untuk trading bulanan tidak 100% bisa menghasilkan profit setiap saat karena kondisi market yang fluktuatif itu tadi. 

Lalu apa solusinya Bung Heze? Tanya anda 

Solusinya, anda harus menjadi trader saham yang FLEKSIBEL. Karena pasar saham itu dinamis, sebagai trader kita juga tidak boleh terlalu kaku dalam menyikapi market. 

Jika kondisi pasar saham belum memungkinkan untuk trading bulanan, lebih baik anda tidak memaksakan untuk menerapkan trading bulanan, karena justru risikonya menjadi semakin besar. 

Sebaliknya, jika kondisi pasar saham sudah mendukung, ada banyak saham yang bagus untuk disimpan, anda baru bisa mempertimbangkan strategi untuk trading bulanan. 

Anda juga bisa menerapkan strategi trading kombinasi (akan kita bahas di poin-poin selanjutnya). Silahkan baca terus. 

2. Apakah trading saham bulanan sudah mencukupi kebutuhan trading anda?

Trading bulanan dengan frekuensi trading yang sedikit, lebih cocok diterapkan untuk anda yang memiliki banyak kesibukan pekerjaan, atau anda yang memang cocok menerapkan trading bulanan. 

Karena frekuensi trading yang cenderung sedikit dan anda juga akan lebih sedikit memantau market, anda harus bisa menjawab, apakah trading saham bulanan ini sudah mencukupi kebutuhan trading anda? 

Apakah dengan trading bulanan profit anda lebih konsisten? Anda tidak ketinggalan momentum? Anda tidak sering melewatkan saham-saham bagus karena tidak terlalu sering pantau market? 

Kalau dari hasil evaluasi trading, ternyata anda merasa trading saham bulanan justru membuat anda sering ketinggalan momen, jam terbang trading jadi berkurang, maka anda perlu merubah strategi trading. 

Intinya, tradinglah sesuai dengan kebutuhan pribadi. Jangan menggunakan strategi trading karena mengikuti kata "trader A", kata "trader B". 

STRATEGI TRADING SAHAM KOMBINASI

Di dalam trading saham, ada baiknya anda menggunakan strategi trading saham kombinasi. Maksudnya adalah, anda memiliki beberapa strategi trading. 

Jika anda sudah mempelajari analisa-analisa untuk trading bulanan, ada baiknya mempelajari juga satu atau dua strategi trading lain. Tujuannya ya itu tadi, supaya anda bisa jadi trader saham yang fleksibel. 

Akan lebih baik jika anda bisa menerapkan minimal dua strategi trading, misalnya trading bulanan dan trading jangka pendek (1 minggu / swing trading). 

Dengan demikian, kalau kondisi IHSG sedang kurang baik untuk trading bulanan, anda bisa menggunakan strategi trading lain yang sesuai dengan kondisi pasar saham terkini. Misalnya strategi intraday trading atau swing. 

Di pos ini: Kombinasi Trading Cepat & Swing Trading, saya juga mencontohkan bagaimana cara menerapkan strategi kombinasi untuk trading saham yang saya praktikkan pribadi. Anda bisa pelajari kembali.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.