Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Kelebihan dan Kekurangan Analisis Fundamental

Analisis fundamental merupakan salah satu analisa saham yang harus anda kuasai baik untuk trading terutama untuk investasi (jangka panjang). Analisa fundamental mempelajari laporan keuangan, kondisi perusahaan, kinerja untuk memprediksi prospek perusahaan. Kalau prospek perusahaan bagus, maka harga saham dalam jangka panjang akan uptrend. 

Di web Saham Gain ini, saya beberapa kali menuliskan dasar-dasar analisa fundamental saham. Anda bisa baca2 kembali pos saya disini: 

Di pos ini saya ingin memaparkan kelebihan dan kekurangan analisis fundamental. berdasarkan pengalaman saya menekuni analisa2 tersebut. Banyak rekan-rekan yang bertanya: 

"Pak apakah saya harus jadi investor atau trading saja? Atau dua-duanya?"
"Apakah analisa fundamental cocok buat saya?"

Maka dari itu, disini saya ingin memaparkan tentang fakta2 analisa fundamental secara objektif. 

KELEBIHAN ANALISIS FUNDAMENTAL

1. Mengetahui saham yang baik dan prospek jangka panjang 

Kalau anda mendalami analisa fundamental, anda bisa mengetahui saham2 yang punya prospek bagus dan jelek untuk jangka panjang. Dengan analisa fundamental, anda akan memepelajari dengan benar perusahaan tersebut, bukan hanya fluktuatif sahamnya. 

Dalam analisa fundamental, anda harus mengumpulkan data2 laporan keuangan perusahaan selama beberapa tahun (untuk melihat tren kinerja),  mempelajari GCG, mempelajari produk2 perusahaan, kondisi kesehatan keuangannya, tren pembagian dividen, keunggulan perusahaan dibandingkan satu sektor industrinya. 

Sehingga dengan analisa fundamental, anda bisa menciptakan portofolio saham yang sehat buat jangka panjang, bukan hanya sekedar membeli saham2 gorengan, atau membeli saham2 yang hanya naik turun karena rumor2 tertentu. 

2. Potensi keuntungan jangka panjang cukup besar 

Memilih saham2 yang benar dengan mempelajari analisa fundamental bisa memberikan potensi keuntungan yang besar atau setidaknya stabil dalam jangka panjang. Sehingga investasi saham ini bisa menjadi pasif income untuk anda (dapat dividen). 

Karena dengan mempelajari analisa fundamental, anda akan memiliki pertimbangan dan seleksi lebih untuk memilih saham2 yang benar2 layak disimpan jangka panjang, bukan hanya berdasarkan tren jangka pendek. 

Kalau anda ingin menyimpan saham dalam jangka menengah - panjang, maka analisa fundamental adalah analisa yang harus anda terapkan supaya anda bisa membeli saham2 untuk investasi. 

KEKURANGAN ANALISIS FUNDAMENTAL 

1. Analisa fundamental jauh lebih kompleks 

Karena dalam analisa fundamental anda harus mempelajari tentang perusahaan (baik dari laporan keuangan, sektor usahanya, prospek dan lain2) termasuk valuasi sahamnya, maka anda harus mengumpulkan banyak data. 

Maka harus saya akui bahwa analisa fundamental itu sangat kompleks. Anda butuh waktu berjam-jam, bahkan berhari-hari untuk menganalisa dan membandingkan perusahaan satu dengan perusahaan yang lain. 

Selain itu, ada banyak sekali metode2 analisa fundamental, baik metode2 umum maupun metode analisa yang dipolulerkan oleh analis2 / tokoh2 fundamentalis tertentu, dan cara analisa tersebut tidaklah simpel. 

Hal ini kebalikan dari analisa teknikal, di mana analisa teknikal dapat anda gunakan lebih mudah, lebih simpel. Anda tidak perlu mengumpulkan banyak sekali data untuk analisa teknikal. Dalam analisa teknikal, anda hanya berpatok pada analisa grafik, yang dapat dipelajari lebih cepat oleh semua kalangan trader. 

Maka dari itu, dalam analisa fundamental anda harus memiliki jam terbang belajar yang tinggi, dan asah terus kemampuan analisa anda. Pakailah analisa yang menurut anda nyaman dan menghasilkan, karena ada banyak metode analisa fundamental yang kesannya "keren", namun belum tentu cocok untuk anda. 

2. Analisa fundamental hanya untuk jangka panjang 

Kekurangan analisa fundamental lainnya adalah analisa fundamental hanya fokus untuk jangka menengah - jangka panjang. Kalau anda ingin membeli saham untuk jangka pendek, analisa fundamental kurang efektif. 

Sedangkan analisa teknikal bisa digunakan untuk time frame apapun, baik jangka yang sangat pendek (menitan, harian), mingguan, bulanan, jangka menengah dan jangka panjang sekalipun. 

Jadi kalau anda mau membeli saham untuk jangka pendek, jangan menggunakan analisa fundamental tapi pakailah analisa teknikal. Walaupun demikian, analisa fundamental juga berguna untuk trader saham, hanya saja analisa fundamental sifatnya untuk 'pelengkap'. Baca juga: Perlukah Analisis Fundamental untuk Seorang Trader?

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan analisis fundamental, setidaknya yang saya alami sendiri selama menekuni analisa-analisa tersebut. 

Apa yang saya tulis ini, saya ungkapkan se-objektif mungkin tanpa ada maksud mengunggulkan atau sebaliknya, menjelekkan analisa fundamental. 

Saya berharap melalui pos ini, anda rekan-rekan bisa menimbang dan menganalisa sendiri kebutuhan anda, apakah anda mau lebih menekuni analisa fundamental atau analisa teknikal. 


0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.