Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Tips Trading Saham Harian

El Heze
Strategi trading harian atau intraday trading memiliki 'tantangan' tersendiri dibandingkan strategi trading dengan jangka waktu lebih panjang (misalnya swing trading), karena anda harus mencari saham-saham yang punya potensi naik cepat di hari yang sama, sampai dua-tiga hari trading. 

Contoh intraday trading adalah, anda beli saham pagi hari dan jual sore hari. Atau anda membeli saham hari ini, kemudian jual saham besok. Baca juga: Teknik Beli Saham Pagi Jual Sore. 

Kelebihan dari trading harian tentunya anda bisa mendapatkan profit jangka pendek yang lebih cepat. Jadi untuk anda yang ingin trading cepat atau meraup profit di saham tanpa harus hold saham terlalu lama, trading harian adalah solusi trading untuk anda. 

Namun dalam trading harian, anda juga harus menerapkan strategi yang benar, supaya anda bisa memilih saham yang naik dalam jangka pendek. Untuk anda yang ingin trading harian, ada tiga tips trading saham harian yang perlu anda praktikkan:

1. Memilih saham yang mudah naik dalam jangka pendek

Karena target anda adalah trading pendek, maka anda harus bisa memilih saham yang mudah naik atau rebound. Nah, saham yang mudah naik bukan berarti anda harus mencari saham2 yang bisa naik 25% sehari. 

Saham2 seperti itu sebagian besar memiliki fluktuatif yang tidak wajar dan likuiditasnya rendah, sehingga pergerakan saham2 tersebut sulit untuk dianalisa secara teknikal. 

Pilihlah saham2 yang likuid (banyak ditradingkan), punya pergerakan fluktuatif yang bagus dan wajar. 

Saham2 yang punya pergerakan bagus dan didukung dengan momentum trading yang tepat, lebih mudah naik dan menghasilkan profit konsisten dalam jangka panjang, dibandingkan jika anda memilih saham2 yang mudah naik dan turun secara drastis dalam waktu singkat. 
Pelajari juga strategi2 memilih saham bagus untuk intraday trading disini: Ebook Intraday & One Day Trading Saham.

2. Memilih saham yang risikonya rendah

Dalam trading harian, hendaknya anda memilih saham2 yang risikonya rendah. Risiko rendah berarti hindarilah saham2 yang punya fluktuatif harga terlalu 'liar' tersebut. Seperti yang saya tulis di poin pertama, saham2 yang mudah naik turun puluhan persen dalam sehari justru akan meningkatkan risiko rugi dibandingkan profit. 

Lebih baik anda memilih saham2 yang naik secara stabil, dan punya pergerakan wajar  karena saham2 seperti ini bisa memberikan profit yang lebih konsisten juga. 

Kalau anda membeli saham2 yang berisiko tinggui untuk trading harian dengan harapan bisa dapat untung besar dan cepat, maka risiko saham anda nyangkut dan rugi akan lebih besar. 

3. Beli saham dengan momentum yang tepat dan analisa teknikal 

Memilih saham untuk trading harian harus dilakukan dengan analisis teknikal, bukan hanya sekedar melihat running trade atau pergerakan buyer-seller. Analisis teknikal tetap menjadi analisa utama untuk semua strategi trading. Baca juga: Analisis Teknikal untuk Trading Harian. 

Hal berikutnya yang perlu anda perhatikan adalah momentum trading. Belilah saham di saat momentum yang tepat, karena anda harus mencari saham2 yang bisa naik jangka pendek, maka manfaatkan momentum jangka pendek untuk trading, yaitu manfaatkan momentum rebound suatu saham. 

Kalau momentum anda bagus dan saham2 yang anda pilih juga likuid serta punya fluktuatif harga yang baik (stabil), maka peluang profit anda akan jauh lebih besar. 

Pelajari juga analisis teknikal untuk trading harian dan praktik2 membaca momentum trading cepat disini: Trading Harian Saham.  

4. Gunakan analisa bid-offer / tape reading 

Dalam tradig harian, ada baiknya anda memanfaatkan juga analisis bid offer atau biasa disebut analisa tape reading sebagai analisa tambahan. Mengapa analisa bid-offer? 

Karena analisa bid-offer bisa mengidentifikasi kekuatan buyer-seller dan potensi kecepatan pergerakan harga saham (naik-turunnya saham). Melalui pergerakan bid-offer, anda bisa mengetahuinya. Baca juga: Bid Offer Saham (Tape Reading) untuk Trading Cepat.

Sehingga, dengan melihat kekuatan bid-offer, anda bisa memutuskan untuk mengambil posisi beli dan menentukan saham2 mana yang harus anda pilih untuk trading. Analisa bid-offer harus anda kombinasikan dengan analisis teknikal. 

Empat tips trading saham harian ini harus anda terapkan kalau anda mau menjadi intraday trader. Anggapan2 salah tentang trading harian seperti: 

- Trading harian berarti harus beli saham gorengan
- Trading harian cukup lihat pergerakan bandar
- Trading harian tidak perlu melihat analisa teknikal 

Anggapan2 ini harus anda hilangkan. Poin2 penting dalam intraday trading mencakup praktik analisa teknikal, dan pemilihan saham2 yang bagus, yang risikonya rendah untuk trader.


0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.