Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Saham Paling Bagus buat Trading

Saya pernah dapat pertanyaan cukup menarik dari seorang trader melalui email suksesbelajarsaham@gmail.com, di mana trader tersebut ingin agar saya berbagi pengalaman pribadi. Pertanyaannya kurang lebih sebagai berikut:

"Bung Heze boleh bagi pengalaman pribadi donk, saham apa yang menurut Bung Heze paling bagus dan paling sering ditradingkan?" 

Anda dan saya semua tahu bahwa di pasar saham ada buanyaaak sekali pilihan saham yang bisa kita tradingkan. Memang harus saya akui (anda juga pasti sudah tahu), bahwa nggak semua saham layak untuk ditradingkan. 

Bahkan mayoritas saham di Bursa Efek adalah saham2 gorengan, saham2 "kolesterol" tinggi, saham2 yang nggak bisa dianalisa dengan analisis teknikal, saham2 yang bisa menjebak trader-trader pemula. 

Jadi di dalam trading saham, anda harus melakukan screening saham alias memilih saham2 yang layak buat trading. Disini: Ebook Panduan Simpel & Efektif Screening Saham Bagus, saya menjelaskan bagaimana cara-cara dan praktik screening saham untuk menemukan stock pick yang bisa menghasilkan profit konsisten. 

Tapi kalau anda tanya saham apa yang paling bagus buat trading, maka jujur saja jawabannya tidak ada satu saham yang paling bagus. 
Dalam trading, tidak ada satu saham khusus yang paling bagus. Ada banyak saham yang bagus untuk trading, dan semua tergantung dari momentum dan sinyal beli yang dihasilkan masing-masing saham. Kalau ada saham bagus yang biasa anda tradingkan, tapi sahamnya belum memberikan sinyal beli, maka saham tersebut "belum bagus buat trading".
Anda tidak perlu mencari satu saham apa yang paling bagus untuk trading. Kalaupun anda menemukan satu saham yang sangat bagus untuk trading, tentu anda nggak mungkin mentradingkannya setiap saat. 

Hal ini karena harga saham itu akan terus bergerak naik dan turun. Tidak ada saham yang kebal koreksi. Ada saatnya saham yang bagus memberikan sinyal beli yang tepat. Tapi kalau harga saham sudah naik tinggi, atau lagi koreksi, maka jangan mentradingkan sahamnya dulu dan tunggulah masuk di harga yang pas. 

Selama masa2 menunggu saham pilihan anda ini, anda bisa mencoba trading di saham2 pilihan lainnya. Oleh karena itu, bukankah lebih baik jika kita mencari lebih banyak saham yang bagus untuk trading, supaya kita punya lebih banyak pilihan saham? 

Jadi kalau ada beberapa saham yang masih turun, dan ada saham2 lain yang berpeluang naik, anda punya kesempatan trading dan mendapat profit di saham-saham pilihan yang lainnya.  

Apalagi di dalam trading ada prinsip: "Jangan mencintai satu saham". Artinya, jangan hanya mengandalkan satu saham paling bagus buat trading. 

Lagian banyak juga kok saham2 yang bagus untuk trading. Tinggal pintar2 saja kita memilahnya. Terkait kriteria saham2 apa saja yang bagus buat trading jangka pendek, saya sudah pernah menuliskannya disini: Saham yang Bagus buat Trading Jangka Pendek. 

Setiap trader memang harus mencari saham2 yang bagus buat trading, serta membuang saham2 jelek yang tidak layak trading. Saya juga membahasnya disini: Screening Saham Bagus, agar trading yang anda jalankan bisa terarah, sehingga anda bisa menghasilkan profit konsisten. 

Tetapi anda nggak perlu fokus untuk mencari satu saham terbaik untuk trading, karena itu akan sulit ditemukan di dalam praktikknya. Apalagi setiap saham ada momen naik dan turunnya (koreksi) sendiri-sendiri. 

Saran saya, pilihlah beberapa saham yang pola, grafik, teknikalnya layak untuk trading (tentunya jangan hanya pilih satu saham, supaya anda punya banyak opsi stock pick). Saham-saham itulah yang hendaknya anda tradingkan secara rutin. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.