Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Saham Pilihan - Saham Gain

Dalam trading, trader biasanya memiliki beberapa tipe saham yang sering ditradingkan. Saham-saham yang sering menjadi preferensi trader ini biasanya karena saham2 tersebut memang menarik perhatian. 

Umumnya, trader saham akan selalu memilih saham-saham pilihan yang punya tipikal2 seperti dibawah ini:    

1. Saham yang punya pola grafik yang bagus

Saham yang pola grafiknya bagus, likuid, dapat dianalisa support-resistennya, trennya jelas, harga sahamnya mudah naik setelah turun. Atau sebaliknya, harga saham akan segera koreksi kalau harganya sudah tinggi.. 

Saham2 ini seringkali diincar oleh trader saham yang murni TEKNIKALIS. Yup, saya sendiri contohnya, dan anda mungkin juga penganut teknikalis. Saham2 yang punya pola grafik yang mudah dibaca secara analisa teknikal, merupakan saham2 yang risikonya lebih kecil, dan dari sisi psikologis juga lebih baik. 


Kalau anda lihat pola grafik seperti ini, bukankah lebih enak untuk menganalisanya? Saham2 yang pola grafiknya bagus ini biasanya lebih mudah dianalisa melalui support-resisten, candlestick, maupun chart pattern yang terbentuk. 

Anda yang ingin mempelajari analisa teknikal, dan strategi2 langsung menerapkan analisa teknikal yang bagus untuk membaca saham2 yang akan naik, mencari saham2 diskon, anda bisa mendapatkannya disini: Ebook Saham Pemula - Master. 

2. Saham yang fluktuatifnya sangat cepat

Saham yang mudah naik-turun 15% bahkan lebih dalam hitungan menit, merupakan tipe saham yang sering menjadi pilihan trader. Momen ini sering dimanfaatkan oleh bandar saham maupun scalper ritel untuk memperoleh keuntungan yang singkat di saham. 

Harus diakui, walaupun saham2 tersebut punya risiko yang sangat besar, namun di pasar saham banyak trader yang mudah terpengaruh dengan kata-kata: "Untung cepat", "Untung mudah tanpa analisa" dan lain, sehingga tidak sedikit trader yang dengan modal pengetahuan minim, nekad trading di saham tersebut.   

Saya juga banyak melihat seminar, pelatihan2, grup saham yang menawarkan cara praktik, langsung contek saham2 yang bisa naik puluhan persen tiap hari.. Tapi dalam praktiknya, ternyata justru banyak trader yang nyangkut di saham2 lapis tiga ini. 

Contohnya KPAS. Anda bisa lihat saham ini naik 3 hari dalam waktu sangat cepat, and then sahamnya tiba2 turun lebih cepat, dan akhirnya jadi saham tidur lagi.. 

3. Saham yang sedang booming / ada rumor2 tertentu

Pada saat ada rumor2 tertentu, entah rumornya bagus ataupun jelek, kalau rumor tersebut bisa membuat heboh trader, maka saham2 seperti itu bakalan jauh lebih fluktuatif daripada biasanya. 

Dan momen2 fluktuatif ini banyak sekali dimanfaatkan oleh trader. Ada banyak sekali contohnya seperti kasus AISA, TRAM, saham-saham Grup Bakrie dan lain2.

Tipe-tipe saham seperti ini sangat diminati (menjadi saham pilihan) oleh kebanyakan trader. Sedangkan saham2 yang kurang diminati yaitu saham2 tidur dan saham sideways.  

Saya sendiri juga ogah banget kalau melihat saham yang sideways, tapi sidewaysnya ini nggak gerak kemana-mana. Jadi kalau dibeli, anda nggak bisa jual untung juga (kena fee-nya), soalnya harganya nggak naik maupun turun, dan trennya juga nggak pasti. 

Setelah anda baca pos ini, anda pasti bisa menyimpulkan bahwa saham pilihan yang paling menguntungkan trader adalah saham2 yang punya pola grafik bagus. 

Jadi kalau anda sekarang lagi belajar analisis teknikal, dan anda mau menerapkan analisa teknikal untuk mendapat profit, maka carilah saham2 yang seperti itu. Baca juga: Analisis Teknikal untuk Profit Maksimal

Karena walaupun saham2 nomor 2 dan 3 ini juga sering jadi saham pilihan trader, tapi risikonya juga besar untuk anda. Trader2 yang bisa mencetak profit lebih konsisten, karena trader prefer untuk menganalisa dan mentradingkan saham2 yang grafiknya jelas. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.