Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Cara Mengatasi Perubahan Tren Saham

Bagus tidaknya tren suatu saham merupakan salah satu alasan trader bisa tetap merasa nyaman trading di saham tersebut. Sebagai contoh, kalau ada saham yang tren harganya cenderung bergerak di kisaran suppport dan resisten 2.000-3.000, trader bisa dengan mudah memanfaatkan titik-titik harga tersebut untuk keluar masuk (buy sell).

Catatan: Tren suatu saham bisa dibedakan menjadi uptrend, downtrend dan sideways. Kalau anda belum paham konsep ketiganya, anda bisa baca-baca kembali tulisan saya disini: Saham Uptrend, Downtrend dan Sideways. 

Namun di dalam praktiknya, sangat mungkin tren suatu saham itu berubah. Entah tren saham tersebut awalnya bagus, kemudian menjadi berisiko untuk ditradingkan, atau sebaliknya, saham yang awalnya 'biasa saja', tiba2 menjadi likuid. 

Perubahan tren saham bisa terjadi pada kondisi2 berikut: Dari uptrend jadi downtrend dan sebaliknya. Dari uptrend jadi sideways. Dari downtrend jadi sideways. Dan sebaliknya, dari sideways jadi uptrend atau downtrend.

Jika anda menemukan saham yang mengalami perubahan tren yang drastis, apa yang harus dilakukan? Apakah sahamnya harus dibeli? Atau sebaliknya? Kalau anda menemukan saham2 trennya berubah, ada beberapa cara agar anda bisa mengantisipasi perubahan tren saham: 

1. Tinggalkan saham tersebut

Saya pribadi pernah punya beberapa saham 'kesayangan', di mana saham2 ini adalah saham2 yang selalu saya tradingkan karena saya hafal dengan polanya (baik trennya, support-resisten maupun kecenderungan pergerakan harganya).

Tapi terkadang ada saham2 yang trennya mengalami perubahan drastis setelah beberapa lama. Saham yang awalnya bergerak bagus di support-resisten tertentu, sahamnya tiba2 berubah turun drastis, atau sideways lama (tidak bergerak). Intinya, sudah tidak sebagus sebelumnya. 

Kalau anda menemukan saham2 yang menurut anda awalnya bagus, dan tiba2 mengalami perubahan tren yang menurut anda sudah tidak menguntungkan anda lagi, maka TINGGALKAN SAHAMNYA.   

Di saham ada prinsip: Jangan mencintai satu saham. Itu artinya, kalau anda punya saham kesayangan, dan saham2 anda sewaktu-waktu trennya berubah drastis, dari likuid menjadi tidak likuid, dari uptrend menjadi downtrend berkepanjangan, maka tinggalkan saja saham tersebut. 

Jangan memaksakan untuk mentradingkan saham yang sudah sering anda tradingkan sebelumnya, kalau tren saham tersebut berubah, hanya karena anda sudah memberikan status saham tersebut "saham kesayangan". Di pasar saham, anda juga harus fleksibel dalam melihat setiap perubahan harga / tren dan likuiditasnya.

2. Mencoba masuk bertahap (akumulasi)

Perubahan tren saham terkadang bisa terjadi sebaliknya. Di mana saham yang awalnya punya tren yang jelek, turun terus dan tidak kunjung naik, atau sideways lama, tiba2 sahamnya bergerak (fluktuatifnya bagus, trennya lebih meyakinkan).

Nah, kalau anda menemukan saham2 seperti ini, dan anda ingin mentradingkannya, anda bisa coba membeli saham dengan cara akumulasi, untuk menguji apakah saham tersebut nantinya bakalan cocok masuk dalam saham2 pilihan anda. Baca juga: Panduan Simpel & Efektif Menemukan Saham Bagus. 

Strategi akumulasi ini bisa anda terapkan untuk anda yang belum yakin dengan adanya perubahan tren saham tersebut. Strategi akumulasi bisa anda baca disini: Cara Melakukan Akumulasi Saham.  

3. Wait and see, sampai tren saham tersebut benar-benar pasti

(Masih ada kaitan dengan poin kedua) banyak trader yang masih ragu ketika melihat ada saham2 yang downtrend, tidak terlalu likuid, tiba2 trennya berubah drastis. 

Dalam hal ini, anda bisa wait and see dulu. Sampai anda benar-benar memastikan apakah saham tersebut nantinya akan bergerak di rentang support-resisten yang lebih pasti, dan sahamnya benar2 likuid barulah anda trading / masuk di sahamnya.

Jadi kalau tren suatu saham berubah, entah berubahnya menjadi uptrend, downtrend atyau sideways, anda harus melakukan langkah yang tepat. Jangan gegabah trading, dan trading plan anda harus tetap berjalan dengan baik.      

MENGAPA TREN SAHAM BISA BERUBAH? 

Saya sendiri sering mendapatkan pertanyaan dari rekan-rekan trader: "Pak Heze, kok saham A trennya bisa berubah drastis? Apa penyebabnya? Apakah ada berita negatif atau bagaimana?" 

Perubahan tren suatu saham bisa dikarenakan banyak hal. Ada perubahan tren yang terjadi karena memang saham tersebut semakin diminati atau sebaliknya. Ada perubahan tren yang terjadi karena pengaruh dari kondisi market. Tentang penyebab perubahan tren saham, anda bisa baca pos saya disini: Analisis Trend Saham: Perubahan Trend.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.