Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Tips Investasi Saham untuk Pensiun

Kalau anda sudah memikirkan dana untuk pensiun sejak dini, itu sangat bagus untuk anda. Anda mungkin sering mendengar 'Investasi Saham untuk Dana Pensiun'. Yap, itulah yang akan kita bahas di pos ini. 

Cukup banyak investor saham yang ingin investasi dengan tujuan mendapatkan pundi-pundi untuk dana pensiun nantinya. Tapi anda harus ketahui juga bahwa investasi saham itu ada risiko dan tantangannya. 

Risikonya adalah: Harga saham fluktuatif. Tantangannya: Anda harus bisa mencari saham2 yang bisa anda simpan sampai pensiun. Jumlah saham di Bursa Efek sangat banyak, tetapi harus saya akui hanya sedikit saham yang bagus untuk anda simpan sampai pensiun. 

Jadi di pos ini, saya akan memberikan beberapa tips investasi saham terutama untuk anda yang ingin memulai investasi untuk persiapan dana pensiun: 

1. Cari saham2 mature company

Saham yang bagus untuk jangka yang sangat panjang sepengalaman saya adalah saham2 mature company. Dalam hal ini adalah saham blue chip. Karena saham2 blue chip memiliki produk2 yang sudah dikenal luas, dan selalu digunakan oleh masyarakat. Selain itu, saham blue chip punya nilai kapitalisasi pasar yang tinggi, sehingga dalam jangka panjang, sahamnya tetap akan diminati. 

Jadi kalau anda mau cari saham buat pensiun, maka mencari saham2 blue chip memang lebih aman. 

Memang dari sisi return, saham2 growth company returnnya bisa jauh lebih besar dalam jangka waktu 1-2 tahun. Namun dalam jangka yang lebih panjang, saham2 blue chip punya kinerja saham yang harus saya akui, lebih baik trennya. 

Nah karena disini konteksnya adalah anad mau simpan saham untuk pensiun, sehingga di masa pensiun anda dapat keuntungan dari kenaikan saham, serta dividen, maka saham2 mature company inilah yang lebih bagus untuk anda pilih. 

Saya pernah tulis disini: Saham-saham yang Layak Disimpan Seumur Hidup, anda bisa coba baca-baca dan bisa anda jadikan pertimbangan untuk investasi anda. 

Saham2 mature company yang punya ketahanan kinerja jangka panjang, risiko pailitnya juga sangat kecil. Sehingga, saham2 ini stabil dan cenderung aman untuk disimpan jangka panjang. 

2. Cari emiten yang ROEnya besar (diatas 15x) 

Mencari saham untuk dana pensiun berarti anda harus cari perusahaan yang prospeknya bagus. Bagus tidaknya prospek perusahaan bisa anda lihat salah satu komponen pentingnya dari analisis Return on Equity (ROE).
Kenapa ROE yang dijadikan acuan? Karena salah satu implikasi ROE bisa menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam memberikan imbal hasil pada investornya. Nah, kalau ROE perusahaan tinggi, hal ini menunjukkan kalau perusahaan memang mampu memberikan return lebih pada investornya dari laba bersih yang dihasilkan. 

Kalau anda belum tahu apa itu ROE dan hubungan2nnya dengan analisa fundamental, anda bisa baca2 lagi pos saya disini: Analisis ROE - Part I dan Analisis ROE Part II. 

Carilah perusahaan yang punya ROE diatas 15 kali. Perusahaan yang punya ROE diatas 15 kali, menunjukkan kemampuan perusahaan yang cukup besar dalam memberikan imbal hasil pada investornya. 

Dan sepengalaman saya, mayoritas emiten yang ROEnya besar adalah emiten2 blue chip. Dalam jangka panjang, terbukti emiten yang punya ROE bagus, harga sahamnya mampu uptrend.  
Contoh emiten yang ROEnya diata 15% - BBRI. Sumber gambar: RTI Analysis
3. Cari perusahaan2 yang rutin bagi dividen (dividend yield dan per share tinggi) 

Poin ini tidak boleh anda lupakan. Kalau anda mau investasi saham untuk pensiun, ada baiknya anda tidak cuma mengandalkan keuntungan dari kenaikan saham jangka panjang. 

Akan tetapi, carilah juga perusahaan yang membagikan dividen rutin minimal sekali selama setahun, dengan nilai dividend yield dan dividend per share yang lebih tinggi dibandingkan perusahaan2 di sektor sejenis. 

Jika anda investasi di perusahaan mature, seperti blue chip, emiten2 blue chip biasanya juga selalu membagikan dividen yang rutin tiap tahunnya. Secara logika, perusahaan 

Jadi anda nggak cuma nunggu saham anda naik selama bertahun-tahun, tetapi setiap tahun anda sudah bisa mendapatkan dividen rutin, sampai anda pensiun nanti.

Postingan2 yang pernah saya tulis tentang pengetahuan dividen bisa anda baca2 lagi disini: Cara Menghitung Dividend per Share, Daftar Perusahaan yang Rutin Membagi Dividen, Cara Menghitung Dividend Yield. Dengan demikian, anda bisa menambah analisa anda untuk membeli saham yang punya nilai dividen tinggi. 

4. Nabung saham ketika harganya lagi diskon atau murah 

Jika usia anda sekarang masih jauh dari pensiun, dan anda masih bekerja, tentu saja tidak mungkin anda langsung beli saham dengan modal jumbo hanya dalam sekali beli. 

Maka, strategi investasi yang bisa anda terapkan adalah NABUNG SAHAM, yaitu membeli saham sedikit demi sedikit tiap bulan, dengan menyisihkan pendapatan anda tiap bulan. 

Tetapi nabung saham juga tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Anda harus menunggu momentum yang tepat untuk beli / nabung saham. Kapan momentum yang tepat untuk nabung saham? Tunggulah saham tersebut turun. 

Jadi, anda juga harus mempelajari analisa teknikal kalau anda mau dapat momen saham yang bagus. Saya pernah menuliskan strategi nabung saham yang benar disini: Strategi Nabung Saham yang Efektif. 

Kalau anda ingin tahu ciri2 saham yang sudah diskon atau murah secara analisa teknikal, anda bisa mendapatkan materinya disini: Full Praktik Menemukan Saham Diskon. 

Itulah 4 tips investasi saham untuk dana pensiun anda nanti. Anda yang ingin beli saham untuk investasi dana pensiun, pertimbangkan empat poin yang saya tuliskan diatas.

Selamat praktik dan salam profit.... 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.