Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Pengalaman Trading Saham Harian

Beberapa waktu lalu, saya menerima request dari salah satu rekan trader melalui email saya suksesbelajarsaham@gmail.com, untuk menulis pos di Saham Gain tentang pengalaman pribadi saya dalam menjalankan trading harian. 

Saya sendiri memang menerapkan strategi trading harian, di samping menjalankan strategi trading lainnya seperti swing trading. Baca juga: Kombinasi Trading Cepat dan Swing Trading. 

Saya juga menuliskan strategi2, praktik dan cara-cara memilih saham yang bagus untuk trading harian / intraday trading. Anda bisa mendapatkan praktik analisa trading harian (352 halaman) disini: Ebook Intraday & One Day Trading Saham. 

Trading harian selama ini bisa diinterpretasikan berbeda-beda oleh trader. Ada yang menganggap trading harian itu identik dengan gambling. Ada yang beranggapan trading harian cepat kaya. Ada yang menganggap trading harian tidak butuh analisa teknikal, cuma butuh analisa live trade saja. 

Namun ada juga yang menganggap trading harian adalah jenis trading yang tepat untuk menghasilkan profit jangka pendek. Trading harian bisa memberikan return yang lebih maksimal dibandingkan hold saham terlalu lama. 

Nah, di pos ini saya akan memberikan pandangan berdasarkan pengalaman saya pribadi menjalankan trading harian di saham. Setidaknya ada beberapa poin penting tentang trading harian yang saya pribadi sudah jalankan sampai saat ini: 

1. Trading harian membutuhkan analisa teknikal, dan kemampuan mencari saham yang bagus

Walaupun take profit trading harian dilakukan dengan jangka waktu yang lebih singkat, namun anda harus tetap memilih saham berdasarkan analisa teknikal, memilih saham2 yang punya fluktuatif bagus, likuid, dan momentum tradingnya tepat. Baca juga: Strategi Memilih Saham untuk Trading Harian. 

Trading harian bukan berarti anda membeli saham-saham yang berisiko tinggi untuk trading. Jadi sebenarnya trading harian itu tidak ada bedanya dengan strategi trading lain yang time framenya lebih panjang: Semua sama-sama perlu analisa teknikal. Semua sama-sama perlu mencari saham yang pergerakannya likuid. 

Selain itu, trading harian juga memerlukan analisa tape reading selain analisa teknikal. Nah, analisa tape reading ini hanya bisa dilakukan pada saham2 yang punya pergerakan bagus, yang punya potensi naik dalam jangka pendek. Baca pendek: Teknik dan Analisa Tape Reading Saham.

Anda tidak akan bisa untung dari trading harian kalau anda asal mencari saham yang kelihatannya naik tanpa analisa teknikal. Anda hanya akan terjebak pada gambling, di mana trading seperti itu bisa membuat saham anda nyangkut.  

2. Trading harian tidak perlu dilakukan tiap hari / tiap saat 

Berdasarkan pengalaman saya, untuk bisa menghasilkan untung di trading harian, maka perlu dilakukan dengan momentum trading yang tepat. Namun harus anda ketahui, tidak setiap saat kondisi market, kondisi saham memberikan peluang profit. 

Ada kalanya pasar saham dan mayoritas saham mengalami masa bearish yang dalam. Di saat2 seperti itu, anda perlu menggunakan rasionalitas trading anda. 

Anda harus menunggu momen yang tepat untuk membeli saham. Jangan sampai karena anda ingin dapat untung cepat, anda membeli saham setiap hari tanpa melakukan riset dan analisa lebih lanjut. 

Karena trading harian itu tidak harus dilakukan setiap saat. Sama seperti strategi trading lain, belilah saham kalau momentumnya tepat, bukan membeli saham setiap saat.  

3. Kombinasi trading bisa menghasilkan profit yang lebih maksimal 

Kalau anda seorang trading harian, tidak ada salahnya anda mencoba strategi trading lain misalnya swing trading atau trading jangka menengah. Anda bisa membagi modal anda untuk trading cepat dan juga untuk swing trading misalnya. 

Jadi selain anda memiliki modal yang anda putar buat trading cepat, anda juga punya saham yang bisa anda hold untuk jangka waktu yang lebih lama, sehingga anda bisa memaksimalkan potensi profit untuk jangka harian, dan jangka yang lebih panjang. Baca juga: Kombinasi Trading Cepat dan Swing Trading. 

4. Trading harian juga butuh kesabaran menunggu 

Trading harian bukan berarti anda beli saham detik ini, dan kemudian satu menit kemudian saham anda naik sesuai harapan anda. 
Memang hal ini bisa dan sering terjadi. Tetapi ada kalanya anda juga perlu menunggu saham anda naik. 

Misalnya, anda beli saham di pagi hari, dan kemudian jual di sore hari, atau beli saham di hari ini dan anda menunggu saham anda naik keesokan harinya.  

Jadi dalam trading harian, jangan selalu memaksakan untuk bisa take profit dalam hitungan menit (walaupun hal ini mungkin saja bisa terjadi), karena dalam trading harian anda juga harus punya psikologis yang baik, maka perlu bagi anda memiliki kemampuan memilih saham dan juga kesabaran menunggu saham anda naik sesuai target. 

Itulah sedikit banyak hal yang bisa saya ceritakan pada anda tentang trading harian berdasarkan pengalaman saya. Tentunya, masih banyak sekali hal yang bisa saya share pada anda, namun poin2 yang saya tulis di pos ini menjadi poin penting yang bisa memberikan anda fakta2 yang lebih kompleks tentang trading harian saham. 

Seperti apa contoh transaksi trading saham harian yang pernah saya lakukan? Anda bisa lihat contoh-contoh trading saham harian disini: Trading Harian: Contoh Intraday Trading Saham. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.