Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Saham Naik, Tapi Belum Sempat Beli

Dalam trading saham, terkadang anda pasti pernah mengalami luput dalam membeli saham. Luput membeli saham artinya adalah, ada saham yang harganya naik sangat tinggi tapi anda baru menyadarinya. 

Jadi misalnya anda menemukan saham yang sudah naik 15% dalam dua sampai tiga hari. Tapi anda sebelumnya sama sekali tidak memperhatikan saham ini. Namun karena anda baru menyadari saham tersebut naik tinggi, dan juga mulai diperbincangkan trader, kemudian anda mulai melihat chartnya.   

Hal ini sebenarnya wajar karena anda sebagai manusia biasa memiliki keterbatasan. Tidak mungkin anda bisa memantau semua harga saham. Suatu waktu, pasti akan ada saham2 yang naik yang luput dari pengamatan anda. 

Persoalan selanjutnya, apakah saham yang sudah naik banyak ini layak untuk dibeli? Masalahnya, ada saham yang sudah naik, tapi harganya masih naik lebih tinggi. Sebaliknya, ada juga saham yang sudah naik tinggi, begitu anda beli harganya langsung anjlok puluhan persen. Pernah mengalami? 

Terus gimana nih Pak Heze? Tanya anda semakin penasaran... 

Dalam trading, anda harus selalu melakukan RISET dan ANALISA sebelum anda mau beli saham. Artinya begini, kalau anda nemu saham yang naik tinggi, anda harus tahu kenapa saham ini naik. 

Entah naik karena kinerjanya cemerlang, karena valuasinya masih sangat murah, mau akuisisi perusahaan raksasa lain atau naiknya cuma karena lagi digoreng... Anda harus tahu dulu kenapa saham ini naik tinggi.. Anda juga perlu pertimbangkan likuiditas dan chart saham tersebut, apakah layak beli secara analisa teknikal atau tidak. 

Kalau anda tidak tahu kenapa saham ini naik, atau bahkan saham ini naik hanya karena digoreng.. Anda juga tidak menemukan alasan analisa teknikal kenapa anda harus membeli sahamnya, plus anda sudah ragu-ragu mau beli atau tidak, maka JANGAN DIBELI. Titik... Cari aja saham lain. Toh, masih banyak yang bagus. 

Jangan sampai anda beli saham hanya karena saham ini ramai dibicarakan, dan anda cuman ikut-ikutan. Saat trading anda harus alasan pribadi yang kuat kenapa anda mau beli saham.

Trader saham itu seringkali gengsi. Kalau ada saham2 yang naik tinggi dan belum sempat beli, trader biasanya akan ikut-ikutan beli. Soalnya saham2 yang ramai dibicarakan dan lagi naik, kalau anda nggak ikutan beli sahamnya, anda akan terlihat seperti trader konyol. 

Tetapi pola pikir trading seperti ini menunjukkan bahwa anda tidak punya prinsip trading. Maka dari itu, anda harus gunakan riset dan analisa yang benar sebelum anda memutuskan beli saham yang sudah naik tinggi. 

Banyak sekali trader yang ikut2an beli saham yang sudah naik, dan ternyata setelah dibeli sahamnya langsung anjlok. Istilahnya, trader nyangkut di harga puncak. 

Sebaliknya, setelah anda melakukan riset dan analisa, dan anda beranggapan saham ini masih akan breakout, anda nggak ragu2 lagi, maka anda bisa beli sahamnya.  Baca juga: Strategi Buy on Breakout Saham. 

Satu hal lagi yang ingin saya sampaikan, anda harus putuskan DENGAN TEGAS, apakah anda beli atau tidak dan cari saham2 yang lain. Jangan sampai anda bingung melihat saham yang naik tinggi ini. Kenapa? 

Karena "keputusan" bingung ini bisa mempengaruhi anda. Anda yang sebelumnya ragu2 nggak beli sahamnya, karena anda bingung, kemudian anda melihat opini2 trader yang bilang sahamnya mau dibawa ke utara terus, fundamentalnya bagus, valuasinya murah dan sebagainya, akhirnya anda bisa terpengaruh untuk ikut beli.

Padahal tanpa anda sadari saat itulah saham sudah mulai turun, dan para bandar sudah mulai jualan besar2an. Inilah penyebab kenapa banyak sekali trader yang nyangkut setelah beli saham2 yang sudah naik tinggi sebelumnya. 

Kalau anda lihat saham ini adalah saham yang bagus tapi anda menilai sahamnya sudah terlalu tinggi, anda bisa tunggu turun dulu. Namun kalau anda menilai saham yang naik tinggi ini adalah saham jelek, anda tidak perlu beli sahamnya. 

Dan kalau menilai saham yang naik tinggi ini adalah saham bagus yang bisa breakout, silahkan beli sahamnya. Semua harus anda putuskan dengan TEGAS. 

Intinya, tidak masalah anda mau beli saham yang sudah naik tinggi, selama anda punya analisa pribadi, dan keyakinan. Jangan sampai anda beli saham yang naik tinggi hanya karena gengsi (trader lain sudah beli kok anda belum), mau profit cepat, ikut-ikutan tapi anda tidak tahu kenapa saham tersebut naik. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.