Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Profit Saham Setiap Kali Trading

Profit setiap kali trading saham, mungkinkah? Pertanyaan ini seringkali ditanyakan oleh para trader, terutama trader pemula yang sering mengamati kisah-kisah trader / investor yang sukses dan bisa meraih profit besar di saham, banyak trader berpikir bahwa dapat untung di saham bisa dilakukan dari setiap kali trading. 

Benarkah demikian? 

Mungkinkah seorang trader bisa dapat profit dari setiap kali trading? Dengan kata lain, mungkinkah trader nggak pernah rugi setiap kali trading? 

Jawaban saya: MUNGKIN. Tetapi tentu saja semua ini tidak bisa diraih secara instan alias langsung dalam sekejap mata. Kalau anda ingin bisa profit saham setiap kali trading, anda harus memahami beberapa poin penting yang saya paparkan ini (dan juga harus anda praktikkan): 

1. Dalam trading saham, ada yang namanya MOMENTUM 

Bisa saja anda mendapatkan profit setiap kali anda trading, tetapi hal ini bisa terjadi kalau anda membeli saham yang bagus plus anda paham dengan momentum. Baca juga: Strategi Memilih Saham Bagus dengan Analisa Teknikal 

Artinya begini, saham yang anda beli bisa saja tidak langsung naik setelah anda beli. Saham yang anda beli bisa saja naik beberapa hari kemudian atau bahkan seminggu, dua minggu kemudian. 

Terkadang saham yang anda beli tidak akan langsung bergerak sesuai harapan anda. Bahkan, mungkin saham yang anda beli ada gilirannya untuk naik. Mungkin saat IHSG lagi naik, saham anda turun sendiri. Tapi giliran IHSG turun, justru saham anda naik. 

Karena tidak ada trader yang bisa menebak harga saham pasti 100% benar sesuai dengan harapannya. Sebagai contoh, anda menganalisis saham INDF. Anda mengatakan bahwa INDF akan naik ke 7.000 hari ini, dan hari ini INDF langsung naik ke 7.000. 

Bisa saja hal tersebut terjadi sesuai dengan analisa anda. Tapi ada kemungkinan analisa anda meleset. Bisa saja INDF naik ke 7.000 tidak hari ini, tapi besok, atau besok lusa atau minggu depan. 

Nah, kalau anda sudah memahami bagaimana cara memilih saham yang bagus, manajemen modal untuk trading anda juga benar, anda sebenarnya hanya perlu menunggu saham anda untuk naik. Karena setiap saham ada MOMENTUM-nya. 

Dalam hal ini, anda juga nggak perlu terburu melakukan cut loss hanya karena saham anda turun sedikit. Saya pernah mengulas tentang cut loss disini: Saham Turun: Pilih Hold atau Cut Loss? Sehingga, anda tetap bisa profit. 

Kembali ke contoh saham INDF tadi. Kalau prediksi anda tentang INDF akan naik 7.000 nggak tercapai hari ini, ya anda tunggu. Nggak perlu langsung cut loss hanya karena analisa anda sedikti meleset. Kalau anda bisa jual untung beberapa hari kemudian, kenapa harus pilih rugi? Apalagi kalau sebenarnya saham yang anda beli grafiknya sudah bagus. 

Biasanya, anda hanya perlu menungggu (konsep momentum). Dengan cara ini anda nggak perlu rugi. 

Inilah pentingnya anda memiliki kesabaran dalam trading. Karena untuk sukses dari trading, sebenarnya anda harus punya kemampuan menunggu. Saya pernah menuliskannya disini: Buy, Sell dan Wait & See. Pos tersebut penting untuk anda baca. 

2. Anda butuh pengalaman agar anda tidak rugi 


Seperti yang saya tulis di poin satu, anda bisa untung di saham dengan kerugian yang sangat kecil bahkan zero, tetapi anda harus punya PENGALAMAN trading yang matang. 

Dengan pengalaman trading, anda akan mengetahui saham2 apa yang layak dibeli, saham apa yang harus dihindari. Anda akan mengetahui momentum terbaik saat menjual saham, averaging dan lain2.  

Artinya, tidak mungkin anda bisa profit terus tanpa rugi sama sekali dalam trading ketika anda masih belum punya banyak pengalaman. Anda butuh belajar, anda butuh berproses. Di dalam proses2 itulah, sangat mungkin anda mengalami rugi (loss). Dan itu adalah sesuatu yang wajar.  

Entah karena anda memilih saham yang salah, anda salah membaca tren, anda belum paham saham apa yang layak dibeli dan lain2. 

Oleh karena itu sebagai pemula, yang perlu anda lakukan adalah menekan kerugian atau risiko sekecil mungkin, dengan cara membeli saham2 yang benar. Bukan mengincar profit sebesar mungkin. Baca juga: Belajar Analisis Teknikal Saham PDF. 

3. Anda butuh mengetahui saham yang sesuai dengan tipikal anda (baik dari segi analisis, maupun jenis saham) 

Anda bisa dapat untung terus dari saham yang anda beli, namun anda harus mengetahui saham apa yang benar2 sesuai dengan karakter trading anda. Misalnya, anda jago membaca saham2 yang akan breakout. Carilah terus saham2 yang akan breakout, dan tradingkan saham2 yang biasa anda tradingkan. 

Dengan cara ini, risiko trading anda akan dapat ditekan sekecil mungkin. Plus kalau anda ingin bisa profit dari setiap kali trading, anda tidak disarankan untuk neko-neko. Artinya, anda hanya trading di saham2 yang memang benar2 sesuai dengan karakter trading anda.

Kalau anda nggak biasa trading di saham gorengan misalnya, maka anda tidak perlu nekad beli saham gorengan. Walaupun anda sudah pengalaman di pasar saham, namun apabila anda membeli saham yang salah, risiko rugi tetap akan besar.  

Untuk menemukan saham yang cocok dengan karakter anda, anda bisa melakukan screening saham. Baca disini: Cara Memilih (Screening) Saham Bagus.  

Kesimpulannya, anda bisa dapat profit setiap kali trading, dengan rugi sekecil mungkin atau bahkan dalam jangka yang lebih panjang anda tidak cut loss sama sekali.

Tetapi tentu saja untuk mendapatkannya, anda harus terus melakukan analisa, praktik trading untuk mengetahui saham apa yang pola dan karakternya sesuai dengan anda. 

Hal ini bisa anda wujudkan jika anda sudah memiliki pengalaman dan mampu membaca momentum dengan baik, bisa memilah saham2 yang layak dan tidak layak trading. Namun harus anda pahami, bahwa dalam perjalanan trading anda (mulai dari pertama anda trading), cut loss atau rugi adalah hal yang biasa, dan itu adalah bagian dari proses trading. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.