Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Bebas Keuangan dan Kaya dari Saham

Mencapai bebas keuangan (financial freedom) dan kaya dari trading saham saat ini menjadi harapan dan keinginan banyak trader. Pada saat trader sudah mulai merasakan profit dari saham, entah profitnya kecil atau langsung dapat profit besar ibarat dapat durian runtuh, banyak trader yang mulai punya keinginan untuk bisa segera saya dari saham dan mencapai financial freedom.

Hal ini adalah hal yang lumrah. Nah, topik bahasan tentang financial freedom di saham ini sebenarnya sudah pernah kita bahas di pos ini: Mencapai Financial Freedom dari Saham, tapi di pos itu kita lebih membahas financial freedom jika anda investasi saham. 

Namun bisakah anda bebas keuangan dan kaya dari trading saham jangka pendek? Ini yang juga menjadi keinginan banyak trader. 

Kalau anda mau financial freedom baik dari investasi maupun trading saham, pada dasarnya prinsipnya sama: Anda harus bisa dapat return dalam jangka panjang yang stabil, which is konsisten,  dan anda bisa menyimpan saham dengan rasa aman. Di pos: Mencapai Financial Freedom dari Saham saya juga menuliskan poin2 ini. 

Hanya saja bedanya di pos ini saya nggak menambahkan poin 'dapat dividen rutin' karena kita membahas dalam konteks trading, bukan investasi (kecuali kalau anda jadi trader sekaligus investor). 

Yang harus saya katakan pada anda adalah: Tidak mudah untuk mencapai bebas keuangan dari saham. Kenapa saya katakan demikian? Karena kalau anda trading dan berharap anda bisa langsung kaya, anda harus mempertimbangkan dulu berapa besarnya modal yang anda punya? 

Dengan modal Rp1 juta, Rp5 juta anda akan sulit mencapai financial freedom di saham. Soalnya begini, misalnya anda beli saham harga 1.000 dengan modal Rp5 juta. Kalau anda mau dapat keuntungan jutaan dalam sehari, anda harus bisa jual saham anda dengan untung 50% agar anda bisa dapat profit sekitar Rp2,4 juta sehari. 

Masalahnya, apakah ada saham yang bisa naik 50% sehari? Apakah anda bisa menemukan terus saham yang mampu naik 50%? Jadi untuk mencapai financial freedom di saham, saya harus jujur mengatakan pada anda, modal anda juga harus besar. Baca juga: Modal Minimal untuk Full Time Trader Saham.

Kedua, anda juga harus pertimbangkan skill yang anda punya. Kalau hari ini anda untung besar. Bulan depan juga untung besar. Tapi tiga bulan kemudian, anda rugi besar, itu artinya skill anda belum cukup untuk mencapai financial freedom dari trading saham. 

Apabila saham masih jadi pekerjaan sampingan, mungkin efeknya tidak terlalu besar. Tapi kalau anda tidak punya pekerjaan lain selain trading, inilah yang kemudian akan sangat mengganggu psikologis, yang bisa berdampak pada trading2 anda selanjutnya. 

Faktanya, banyak trader yang masih belum punya banyak bekal pengalaman, nekad jadi full time trader karena mau financial freedom, ujung-ujungnya harus menyerah di tengah jalan.

Jadi kalau anda tanya: "Pak Heze saya pingin bisa trading di rumah, dapat banyak uang (bebas keuangan), nggak usah mikirin penghasilan yang pas-pasan lagi. Apakah bisa?"

Jawaban saya: Bisa. Karena sudah ada tokoh-tokoh di pasar saham yang terbukti meraih profit yang besar dari saham. Contohnya seperti Alexander Elder, Warren Buffet, Nicholas Darvas dan lain2. 

Tapi tentu saja, anda harus melalui step by step untuk menjadi trader yang sukses ini. Anda bisa baca lagi tulisan saya tentang tahapan2 yang harus dilalui untuk menjadi trader sukses disini: Step-Step Menjadi Trader Sukses. 

Karena untuk bisa kaya dari saham, anda harus melalui proses-proses trading yang mungkin cukup terjal bagi anda. Anda akan mengalami rugi, salah beli saham, nyangkut dan sebagainya. Sampai akhirnya anda menuju suatu tahap di mana anda punya sistem trading yang bisa menghasilkan profit konsisten untuk anda. 

Semuanya tentu nggak bisa diraih dengan instan, kan? Sama seperti anda mau sukses bangun bisnis start up. Nggak mungkin bisnis anda barus baru dibangun tiba2 langsung sukses dalam sekejap mata dan dikenal di seluruh Indonesia. 

Poin penting lainnya, financial freedom bukan berarti anda bisa makan tidur terus setiap hari. Ini yang perlu anda pahami. Banyak pebisnis saham yang salah  kaprah memaknai financial freedom berarti bisa enak-enakan terus tanpa bekerja. 

Anda bisa dapat uang banyak dan kaya dari saham.. Tapi anda harus melakukan analisa-analisa, agar anda mendapatkan saham2 yang bagus itu tadi. Apalagi kalau anda seorang trader saham. 

Anda harus rutin melakukan analisa untuk mendapatkan saham-saham yang berkualitas (anam untuk dibeli) dan bisa memberikan return jangka pendek. Sebagai trader yang range tradingnya lebih pendek, tentu saja anda nggak bisa hanya tidur2-an saja. 

Bahkan seorang investor sukses sekelas Lo Kheng Hong pun, walaupun kelihatannya beliau hanya simpan saham jangka panjang dan mendapatkan keuntungan berlipat ganda, tetapi beliau juga selalu melakukan analisis-analisis untuk mendapatkan saham2 perusahaan yang berkualitas dalam jangka panjang.   

Nah, kalau anda nggak pernah analisa, bagaimana caranya anda dapat uang dari saham? Ada prinsip: "Hidup harus bekerja". Prinsip ini benar dan sangat berlaku untuk dunia saham. 

Bung Heze terus bagaimana dengan trader yang modalnya masih kecil? Atau trader yang belum banyak pengalaman tapi ingin mencapai financial freedom dari trading? 

Kalau anda masih lampu hijau di dunia saham atau modal anda masih kecil, satu-satunya yang perlu anda lakukan ya nambah pengalaman trading anda. Kalau anda sudah pengalaman dan mahir membaca saham2 yang akan naik, perlahan anda bisa mencetak profit yang besar dan konsisten dari saham.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.