Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Trading Saham Menghasilkan Profit Besar

Dari sekian banyak investasi tidak riil yang saya coba (saham, forex, reksadana, deposito), saya bisa menyimpulkan bahwa trading / investasi saham adalah instrumen yang paling cocok untuk saya. Kenapa saya katakan paling cocok?

Karena dengan trading saham, terbukti saya bisa mendapatkan pelipat-gandaan aset yang jauh lebih besar dibandingkan investasi2 di instrumen investasi lain. Saya tidak mengatakan bahwa reksadana, forex, deposito dan lain2 itu jelek, karena setiap orang juga punya profil risiko masing-masing. Namun, setidaknya ini adalah pengalaman trading saham yang saya alami sendiri. 

Pertama kali buka rekening saham, modal saya hanya Rp 1-3 juta. Tentunya dengan modal sekian, sedikit pilihan saham bagus yang bisa saya beli. Saya belum bisa membeli saham2 blue chip, karena harganya cenderung lebih tinggi dibandingkan saham2 lapis dua. 

Jadi you know lah, saat saham2 blue chip pada 'manggung' lagi karena sudah pada diskon, saya cuma bisa melihat sahamnya terbang sambil melamun. Namun dengan terus melakukan analisis, terus belajar dan giat beli saham2 likuid lapis dua, akhirnya profit saya terus bertambah. 

Dan inilah cikal-bakal saya bisa menambah modal untuk trading hingga saat ini. Artinya, modal trading saya bukan hasil dari utang sana-sini,  tapi suntik modal yang saya lakukan sebenarnya adalah murni dari profit yang saya dapatkan. Karena modal sudah mendukung, sekarang saya bisa ikut merasakan saham2 blue chip kalau lagi 'manggung' setelah diskon besar.  

Nah itu adalah sisi enaknya trading / investasi saham? Tapi di pos ini saya tidak hanya menceritakan sisi positifnya saja. 

Anda yang rajin2 baca tulisan saya di web ini, anda pasti juga pernah baca tulisan tentang pengalaman trading saya: Pengalaman Main Saham: Dari Rugi Jadi Untung - Part I dan Pengalaman Main Saham: Dari Rugi Jadi Untung - Part II. Saya sudah mengatakan rasanya jatuh bangun di dunia saham. 

Trading atau investasi saham juga bukan berarti secara otomatis anda pasti akan mendapatkan profit. Sebagai contoh, banyak orang mengatakan jika anda investasi saham 10 tahun lalu saat IHSG masih di 1.500-an, maka sekarang anda akan mendapat profit ribuan persen. 

Saya setuju, tapi itu masih dengan catatan kalau anda benar-benar memahami instrumen investasi anda. Artinya, kalau anda tidak bisa memilih saham yang tepat, tetap saja trading / investasi anda tidak akan menghasilkan kenaikan harga saham, meskipun indeks kita naik. Bukankah begitu? 

Jadi di pos ini, ada beberapa hal penting yang bisa anda terapkan. Pertama, jangan ragu untuk berbisnis saham, karena saya sendiri juga sudah membuktikan bahwa trading saham memang bisa memberikan profit yang sangat menguntungkan. Dan apabila anda hanya menabung di bank alias takut investasi, maka kekayaan (nilai aset) anda tidak akan bertambah. 

Namun biar bagaimanapun juga, anda harus paham dengan instrumen saham. Artinya, kalau anda mau profit besar dari saham, anda harus punya analisa, anda harus memulai belajar saham dengan benar. Baca juga: Langkah-langkah Belajar Saham Otodidak. 

Satu hal lagi, trading saham memang bisa menghasilkan profit yang besar, namun anda jangan pernah menetapkan target2 yang tidak masuk akal, misalnya baru belajar saham sudah ingin profit 100%. Tentu saja ini butuh proses. 

Dan sekali lagi, agar anda bisa mencapai profit yang besar, anda harus memahami strategi trading yang benar. Karena hanya dengan menjalani trading anda dengan benar (tidak ada target yang aneh2), disitulah trading anda bisa membuahkan profit yang memuaskan. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.