Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Profit Trading Saham: Cara Memanfaatkan Fluktuatif Tren

Saham yang berpotensi memberikan keuntungan bagi trader adalah saham yang trennya naik. Saham yang trennya naik, bisa memberikan potensi return yang lebih tinggi dengan tingkat risiko yang cenderung lebih rendah. 

Namun cara mendapat profit dari trading saham itu ada bermacam-macam. I mean, kalau anda mau mengincar profit, memang anda tidak harus mengincar saham2 yang sedang strong uptrend. 

Di pasar saham ada banyak tipikal trader, yang ingin trading dengan jangka sangat pendek, jangka pendek, atau menengah. Baca juga: Jenis-jenis Trader di Pasar Saham. Trader dengan time frame jangka sangat pendek, mereka mungkin tidak terlalu memperhatikan kenaikan tren yang signifikan. 

And yes,,, salah satu cara yang cukup bagus untuk mendapat profit adalah memanfaatkan tingkat fluktuatif tren saham itu sendiri. 

Grafik saham yang biasa kita lihat umumnya akan ber-fluktuatif naik dan turun. Jadi, meskipun saham dalam kondisi sedang turun, jika anda bisa memanfaatkan fluktuatif kecil  (atau biasa dikenal sebagai minor trend) yang terjadi di dalamnya, anda bisa mendapatkan profit sekitar 2-4% dalam jangka pendek. 

Saham yang sedang naik pun juga tetap ada fluktuatifnya, tetap akan ada koreksinya, karena tidak mungkin orang membeli saham tanpa melakukan aksi profit taking sama sekali. 

"Gimana caranya supaya kita bisa mengetahui minor trend sebuah saham?" Pikir anda.

Salah satu prinsip analisis teknikal adalah history repeat it self. Baca juga: Prinsip Dasar Analisis Teknikal. Anda bisa melihat pergerakan tren saham sebelumnya. Apabila pergerakan harga sebelumnya, harga saham sering bergerak naik dan turun walaupun secara tren terlihat downtrend atau uptrend, maka disitulah anda bisa memanfaatkan fluktuatif kecil ketika saham sudah koreksi. 

Kemungkinan, pola saham terjadi setelahnya tidak akan jauh beda dengan pola yang sudah terulang sebelumnya. 

Oke cukup teorinya... Sekarang kembali lagi ke praktik. Contoh yang saya maksudkan dan sudah saya terapkan sendiri, salah satunya adalah saham ASRI.


Terlihat bahwa saham ASRI memiliki pola yang fluktuatif (perhatikan tanda lingkaran). Jadi meskipun saham ASRI terkadang trennya turun, tetapi di dalam tren turun terdapat minor tren rebound. Sehingga, saya memutuskan untuk mentradingkan saham ASRI untuk jangka pendek ketika ASRI sudah turun di support tertentu, dan memanfaatkan minor trendnya (tanda persegi). 

Jadi, dengan memanfaatkan kenaikan jangka pendek ini, trader tidak perlu waktu lama untuk bisa dapat profit dengan rentang profit yang cenderung lebih konsisten. 

Hanya saja, kalau anda menemukan saham yang geraknya terlalu roaller coaster (nggak harus saham gorengan yaa), maka lebih baik hindari saham seperti ini (kalau anda tidak siap dengan fluktuatif terlalu cepat). 

Selain itu yang perlu anda ketahui, dari fluktuatif tren, terkadang kita tidak bisa memastikan apakah ketika rebound, maka saham tersebut akan rebound terus selama beberapa hari, karena dalam beberapa kasus, banyak saham yang reboundnya cuman sehari-dua hari doank.. 

Jadi untuk lebih aman, jika anda ingin trading dengan memanfaatkan fluktuatif tren, jangan mengambil jangka waktu terlalu panjang, kecuali anda benar2 yakin bahwa saham tersebut akan melanjutkan tren naik yang lebih panjang.  

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.