Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Bisakah Untung Main Saham Konsisten 5% Setiap Bulan?

Saya pernah mendapatkan pertanyaan dari salah seorang trader pembaca web ini:

"Pak Heze, dalam main saham, kita bisa nggak dapat untung sebesar 5% untuk setiap bulan? Jadi, kita dapat untung 5% secara konsisten. Nggak perlu target terlalu tinggi yang penting setiap bulan bisa dapet 5%".

Untung 5% per bulan, apalagi kalau anda bisa mendapatkannya secara konsisten, untung tersebut bisa dikatakan sangat besar. Memang terkadang untuk mengetahui kinerja trading anda yang sesungguhnya, anda harus membandingkannya dengan kinerja IHSG.

Baca juga: Cara Mengetahui Kinerja Trading Saham Anda. Tapi kalau anda bisa dapat 5% per bulan, maka keuntungan tersebut sudah bisa dikatakan memuaskan.

Untung 5% per bulan dari trading saham sebenarnya bukanlah sesuatu yang sulit. Bahkan anda pun bisa mendapatkan keuntungan lebih dari 5% per bulan. Sebagai contoh, kalau anda pegang saham BBNI awal Desember di harga 8.300 dan akhir Desember BBNI sudah naik sampai 9.600, maka profit anda per bulan bukan 5% lagi tapi 16%!

Jadi, kalau saya jawab apakah bisa, jawabannya lebih dari bisa karena saya pun sudah membuktikannya sendiri.

Tapi masalahnya, target untung sebesar 5% ini bukan hanya untuk satu bulan tapi untuk setiap bulan alias dapat untung konsisten. Jadi untuk menjawab pertanyaan ini lebih lanjut, ada 2 poin yang harus anda perhatikan: 

1. Untung 5% konsisten per bulan tidak bisa didapatkan secara instan

Kalau anda baru lampu hijau di dunia saham (baca: pemula), target anda bukanlah untung konsisten. Banyak pemula yang muluk-muluk mau dapat untung 5% per bulan, yang ada malah buntung. Target pemula adalah belajar agar tidak rugi besar.

Untung konsisten bisa diperoleh apabila anda paham cara menyeleksi saham yang benar. Selain itu, dengan jam terbang trading anda yang semakin tinggi, lama-kelamaan anda pasti akan bisa menemukan saham2 potensial yang sebenarnya bisa naik lebih dari 5% dalam satu bulan. 

2. Perhatikan kondisi pasar saham saat itu. 

Anda bisa dapat untung konsistem 5% per bulan bahkan lebih tapii...... Ada saatnya kondisi pasar saham tidak sesuai dengan harapan kita atau bahkan lesu sama sekali. Contohnya seperti yang terjadi tahun 2015. Ini saya alami sendiri. 

Di tahun 2015, pasar saham mengalami kelesuan cukup hebat yang membuat sebagian besar harga saham jatuh. Saham2 yang naik hanyalah saham2 yang tidak terduga seperti SRIL. Sehingga, kalau saat itu anda ngotot beli saham2 blue chip atau saham lapis dua hanya karena harga sahamnya sudah diskon banyak, maka kemungkinan besar, saham anda akan nyangkut karena nyatanya harga saham terus berguguran.

Saya sendiri biasanya bisa dapat profit 7% lebih sebulan. Tapi saat menghadapi pasar saham tahun 2015, profit saya nyaris BEP alias hampir 0% terutama di Bulan Juni- Agustus. Bulan2 itu adalah kondisi di mana saham2 benar2 banyak yang jatuh. 

Jadi, profit konsisten bisa anda dapatkan lebih dari 5% per bulan, tapi profit konsisten tentu tidak bisa didapatkan secara instan. Kedua, profit konsisten kemungkinan tidak akan terwujud kalau kondisi ekonomi dan kondisi IHSG benar2 sedang drop saat itu. Karena saat kondisi IHSG sedang drop, keputusan yang pualiiinngg bijaksana adalah: Nggak trading dan siapkan cash besar kalau-kalau nanti pasar saham sudah pulih lagi. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan.