Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Trader Saham Tidak Boleh Jatuh di Lubang yang Sama

Ada pepatah mengatakan: "Keledai tidak akan jatuh dua kali di lubang yang sama". Pepatah ini sangat cocok diterapkan dalam kondisi di pasar saham, terutama bagi anda seorang trader yang membeli dan menjual saham dalam rentang waktu yang lebih pendek.  

Maksud dari pepatah ini adalah: Seorang trader saham seharusnya tidak mengulangi kesalahan yang sama. Kalau anda pernah rugi, anda harus mengetahui apa penyebab anda mengalami kerugian. 

Jika anda rugi karena anda sering membeli saham-saham yang tidak likuid, jangan mengulangi membeli saham2 yang tidak likuid. Jika anda sering nyangkut karena bernafsu mengejar saham2 yang sudah naik tinggi, di lain hari ketika trading jangan pernah membeli lagi saham-saham yang sudah naik terlalu kencang. 

Kalau anda sering rugi karena mengikuti kata orang lain, ya lain kali anda harus bisa analisis sendiri. Jangan sampai anda mengulangi kesalahan yang sama. Kalau anda sering rugi karena membeli saham2 lapis tiga, lain kali jangan membeli saham lapis tiga jika anda belum banyak belajar "permainan" bandar. 

Hal inilah yang harus selalu anda perhatikan dalam trading. Ingat, memang tidak ada yang menjamin bahwa ketika melakukan evaluasi anda tidak akan rugi lagi. Tetapi dengan evaluasi ini, anda bisa menekan kerugian SEMAKSIMAL MUNGKIN. 

Di awal memulai trading, saya pribadi mengalami kerugian dengan frekuensi cut loss yang cukup banyak. Ternyata yang membuat saya sering rugi, selain karena psikologis trading yang masih kacau, saya selalu mengulangi kesalahan trading yang sama. 

Ketika saya menata ulang trading saya, yaitu dengan melihat FAKTOR TERBESAR yang menyebabkan saya sering rugi, disitulah saya mulai bisa menekan kerugian. Dari sinilah saya bisa menjabarkan dan mempraktikan secara langsung bagaimana cara memilih saham2 yang bagus dalam trading. Anda bisa lihat materinya disini: Cara Memilih Saham yang Bagus. 

Tulisan ini sejatinya saya terbitkan supaya anda bisa jeli melakukan evaluasi apa yang menyebabkan anda rugi di pasar saham. Tentunya, tulisan ini juga menjadi refleksi dan evaluasi untuk saya pribadi, agar tidak mengulang kesalahan2 yang sama di kemudian hari.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan. Komentar yang bersifat promosi, link aktif TIDAK AKAN DITAMPILKAN.