Blog edukasi saham, ekonomi makro, rekomendasi, analisis saham dan strategi trading.

Investasi di Pasar Modal Sangat Menguntungkan

Salah satu instrumen investasi yang sangat menjanjikan return besar adalah investasi di pasar modal, tepatnya kita akan menyebutnya pasar saham (pasar saham adalah bagian kecil dari pasar modal). Modal yang anda tanamkan / investasikan akan menghasilkan keuntungan pelipatgandaan aset yang jauh lebih besar daripada anda menaruh uang tersebut hanya di rekening tabungan anda.

Uang yang anda taruh di rekening tabungan tidak akan menghasilkan kenaikan nilai aset. Justru uang yang anda diamkan nilainya akan turun karena tergerus oleh inflasi. Hal ini berbeda jika anda menginvestasikan kembali modal anda untuk membeli saham. 

Kalau anda investasi saham, anda akan mendapatkan keuntungan jangka panjang berupa kenaikan harga saham. Kedua, anda memiliki kesempatan memiliki perusahaan2 besar di Indonesia dan anda akan mendapatkan dividen. Sekarang perhatikan grafik saham PT Bank BCA Tbk (BBCA) dibawah ini: 


Perhatikan grafik BBCA yang selama 5 tahun mengalami kenaikan harga saham yang pesat. Selama 5 tahun, BBCA bergerak dari harga 8.000 hingga menuju harga 20.000. Seumpama anda memiliki modal Rp85 juta dan anda membeli saham BBCA 5 tahun lalu di harga 8.500 (dan anda memtusukan untuk menjual sahamnya 5 tahun kedepan), maka tingkat keuntungan yang anda peroleh dibandingkan jika anda hanya menabung adalah sebagai berikut: 

(Klik gambar untuk memperbesar)

Pada tahun ke-5, anda akan mendapat keuntungan sekitar Rp114 juta bersih tanpa melakukan apapun. Itu belum ditambah dengan dividen yang pasti akan anda terima setiap tahun, karena perusahaan sekaliber BBCA pasti selalu bagi-bagi dividen setiap tahun tutup buku. Jadi, pelipatgandaan nilai aset anda selama 5 tahun, sebenarnya lebih dari Rp114 juta. 

Sedangkan kalau anda hanya menyimpan uang Rp85 juta tadi di rekening tabungan, maka selama 5 tahun uang anda nggak nambah sama sekali. Paham sampai disini?

"Berarti investasi saham itu pasti menguntungkan ya Pak Heze?" Tanya anda  

Not really. Investasi di pasar saham harus anda lakukan dengan cara dan analisa yang benar. Di Bursa Efek jumlah saham mencapai lebih deari 500, namun tentunya tidak semua saham memiliki fundamental yang bagus. 

Metode investasi yang selama ini digunakan adalah value investing dan investasi pada perusahaan2 yang sudah mapan (mature company). Kedua strategi ini yang harus anda pahami. Apakah anda ingin membeli saham2 perusahaan besar yang sudah mature, atau membeli perusahaan2 growth. 

Pos ini memberikan gambaran pada anda mengenai 'investasi saham'. Intinya, kalau anda memiliki uang menganggur (tidak dipakai untuk keperluan apapun), alangkah baiknya anda menyisihkan uang anda untuk investasi, daripada menggunakannya untuk kegiatan2 yang tidak perlu atau hanya sekedar menyimpannya di rekening tabungan.  

Pos ini tidak mengatakan bahwa investasi saham adalah instrumen investasi yang paling bagus. Mengapa? Karena semua orang memiliki tipikal masing2. Ada orang yang lebih cocok dengan investasi aset riil, seperti tanah atau emas. Ada orang yang lebih cocok dengan obligasi atau reksadana. 

Semoga dengan membaca pos ini, anda mulai bisa menimbang-nimbang untuk mulai melakukan investasi, dan menimbang-nimbang juga risk dan returnnya. Investasi saham tidak harus dilakukan menggunakan menggunakan modal besar. 

Anda tidak perlu duit gede untuk memiliki perusahaan2 bagus di Indonesia, seperi Telkom, Unilever, Jasamarga, Indofood, Bank BRI, Bank BCA, dan lain2. Anda bisa menggunakan sistem nabung saham dalam investasi. Baca juga: Penjelasan Cara Menabung Saham. 

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan bertanya apapun tentang saham, saya sangat welcome terhadap komentar rekan-rekan. Komentar yang bersifat promosi, link aktif TIDAK AKAN DITAMPILKAN.